Gagal Juara, Valentino Rossi dan Ferrari Justru Sabet 'Penghargaan'
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2019 09:55
Bola.net - - Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi memang kembali gagal merebut gelar dunia MotoGP pertamanya sejak 2009. Meski begitu, kegagalan ini justru membuatnya mendapat 'penghargaan' unik. Program komedi satir 'Striscia la notizia' yang disiarkan Mediaset memberikan trofi legendaris 'Tapiro d'Oro' (tapir emas) kepadanya.
Tapiro d'Oro merupakan sebuah 'penghargaan' yang diberikan kepada tokoh ternama Italia yang namanya tercoreng atau berprestasi buruk, dan trofi yang berbentuk tapir ini selalu dipersembahkan oleh salah satu pengisi acara, Valerio Staffelli.
Staffelli pun menyerahkan trofi tersebut kepada Rossi di sela kesibukannya menjalani Monza Rally Show pada pertengahan Desember lalu, dan baru disiarkan oleh Mediaset pada Jumat (4/1). Rossi pun menerima 'penghargaan' ini karena mengalami paceklik kemenangan di sepanjang MotoGP 2018.
Legawa Dapat Tapiro d'Oro

Meski penghargaan ini bermakna satir, Rossi sama sekali tak keberatan dan malah mengakui bahwa performanya sepanjang musim lalu memang tak sesuai harapan. "Musim yang berat. Saya tak bisa memenangkan satu pun balapan. Saya sungguh sedih," ungkapnya.
Staffelli pun sedikit menghibur dengan mengingatkan Rossi bahwa ia baru saja menenangkan sesuatu. "Ya, saya memang memenangi La 100km dei Campioni bersama Franco Morbidelli, melawan Mattia Pasini dan Lorenzo Baldassarri sampai akhir dan akhirnya bisa menang," tutur Rossi.
Kocaknya, Staffelli kembali mengajukan pertanyaan satir. "Dan bagaimana kau bisa menang?" tanyanya. Hal ini pun kontan membuat Rossi tertawa, "Karena rider terdepan (Pasini) terjatuh."
Ini bukan pertama kalinya Rossi mendapatkan Tapiro d'Oro. Ia sudah pernah mendapatkan trofi emas tersebut pada akhir 2016 lalu, usai menduduki peringkat runner up selama tiga tahun beruntun dan gagal merebut gelar dunia ke-10.
Ferrari Juga Dapat Trofi

Tak hanya Rossi, Scuderia Ferrari dari Formula 1 juga mendapat Tapiro d'Oro akibat gagal merebut gelar dunia 2018. Baik Ferrari maupun Sebastian Vettel sama-sama harus duduk di peringkat runner up, di belakang Mercedes AMG Petronas dan Lewis Hamilton dalam klasemen konstruktor dan pebalap. Trofi emas pun diterima oleh sang pimpinan tim, Maurizio Arrivabene pada 23 Desember lalu.
"Tahun ini kami mengawali musim dengan baik. Kami pikir bisa menekan Mercedes, nyatanya mereka yang justru menekan kami pada akhir musim. Kami melakukan hal-hal mengecewakan karena kami ingin memenangkan Tapiro d'Oro!" gurau Arrivabene. "Tapi semoga tahun depan Ferrari tidak dapat lagi!" tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












