Gigi Dall'Igna: Ducati Takkan Perlakukan Franco Morbidelli Seperti Yamaha
Anindhya Danartikanya | 17 Juni 2021 13:15
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku turut prihatin atas situasi Franco Morbidelli, yang selama tiga musim beruntun tak pernah dapat motor baru dari Yamaha meski sukses jadi runner up MotoGP 2020. Kepada GPOne, Dall'Igna menyatakan hal macam ini takkan terjadi andai Morbidelli ada di Ducati.
Morbidelli membela Petronas Yamaha SRT sejak 2019, dan ia sempat diremehkan karena jadi rider Yamaha dengan peringkat terendah kala itu. Namun, pada 2020, ia menggebrak meski tetap pakai M1 2019 sementara tiga rider Yamaha lainnya pakai M1 2020. Ia sukses meraih lima podium, tiga kemenangan, dan jadi runner up.
Menjelang akhir musim lalu, melihat performanya yang kian kuat, Morbidelli dan SRT pun meminta Yamaha menyediakan M1 spek pabrikan terbaru untuk 2021. Sayang, proposal ini ditolak. Yamaha berdalih bahwa Covid-19 membuat pihak mereka tak bisa menyediakan M1 terbaru ketiga akibat krisis ekonomi yang melanda.
Uang Memang Krusial, Tapi Sikap Sportif Juga Penting

Meski belum juara lagi sejak 2007, Ducati dikenal memberikan dukungan teknis cukup adil kepada ridernya. Empat ridernya kini pakai Desmosedici GP21, sementara dua lainnya dapat GP20 dengan dukungan teknis langsung dari markas. Dall'Igna yakin Ducati takkan ambil langkah serupa seperti cara Yamaha memperlakukan Morbidelli.
"Saya tak yakin Ducati akan berperilaku seperti itu kepada seorang rider yang jadi runner up. Sudah jelas uang memang berpengaruh di kejuaraan ini, namun sisi sportif juga harus jadi salah satu hal utama yang dipikirkan pabrikan jika menyangkut tim dan pembalap," ujar Dall'Igna seperti yang dikutip Speedweek, Rabu (16/6/2021).
Di lain sisi, eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini juga bisa memahami situasi Yamaha. Mengingat Covid-19 membuat MotoGP 2020 digelar pada tengah tahun, maka keputusan soal dukungan teknis juga tak bisa diambil dalam sekejap. Mereka kemungkinan juga tak menyangka bahwa Morbidelli bakal membuat gebrakan besar.
Puji Kiprah Franco Morbidelli

"Memang benar bahwa keputusan macam itu (memberikan motor spek pabrikan) tak bisa diambil pada akhir musim karena terlalu terlambat. Keputusan itu harus diambil pada Juni-Juli. Saya bisa bayangkan Yamaha sedikit tak siap karena tahun lalu musim balap juga terlambat digelar," ungkap Dall'Igna, yang memimpin Ducati sejak akhir 2013.
"Mereka mendapati situasi tak nyaman. Rider penting ada di peringkat yang baik, tapi mereka tak punya waktu menangani situasi dengan cara terbaik. Sayangnya, ini nasib sial Franco. Jelas hal yang tepat adalah memberinya motor sebaik mungkin. Franco layak mendapatkannya, karena ia menjalani musim dengan luar biasa," tutup pria Italia ini.
Sejak bergabung dengan Petronas SRT, Morbidelli juga satu-satunya rider yang kontraknya tak terikat langsung dengan Yamaha, melainkan hanya terikat dengan tim asal Malaysia tersebut. Kontraknya pun akan habis pada akhir 2022 mendatang.
Sumber: GPOne, Speedweek
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Risiko Lebih Tinggi, Para Rider MotoGP Enggan Balapan di Sirkuit Jalanan
Alex Rins Coba Balapan di MotoGP Jerman Usai Cedera Tangan
Jack Miller: MotoGP Olahraga Egois, Rider Harus Bahagiakan Diri Sendiri
Miller-Bagnaia Tetap Pede Jelang Sachsenring Meski Tak Cocok untuk Ducati
Fabio Quartararo Tak Cocok di Sachsenring, Maverick Vinales Bidik Podium
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



