Gigi Dall'Igna: Sedih Rasanya Lihat Marc Marquez Menderita
Anindhya Danartikanya | 28 Juni 2023 12:18
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku prihatin melihat Honda dan Marc Marquez terpuruk di MotoGP 2023. Ia pun mendukung gagasan Dorna Sports dan FIM membantu Honda, sekaligus Yamaha, untuk bangkit. Namun, ia memperingatkan bahwa hal itu harus dilakukan secara adil.
Ducati yang pernah jadi pabrikan konsesi pada 2014 akibat sulit naik podium dan menang, mendapatkan keuntungan dari regulasi tersebut. Usai meraih beberapa podium dan kemenangan pada 2015, Ducati akhirnya menjadi pabrikan non-konsesi pada 2016 dan mendominasi selama dua musim terakhir.
Honda dan Yamaha masing-masing sudah meraih satu podium dalam main race MotoGP 2023, tetapi keterpurukan mereka memang cukup meresahkan dan membuat kompetisi menjadi timpang. Kini, KTM menjadi satu-satunya pabrikan yang konsisten memberikan perlawanan sengit kepada Ducati.
Atas alasan itu, Dorna dan FIM menggodok rencana bersama MSMA (Asosiasi Pabrikan MotoGP), untuk membantu Honda dan Yamaha bangkit. Namun, tentu saja itu harus disetujui anggota MSMA lainnya, yakni Ducati, KTM, dan Aprilia. Dall'Igna pun sepakat, tapi tegas aturan harus tetap berimbang.
Tidak Mudah Cari Prestasi di MotoGP

"Saya sepakat ajang ini harus seimbang, kompromi harus dicari agar semua orang bisa bertarung di depan. Namun, yang terbaik harus selalu bertahan, karena itulah cara kerja olahraga ini. Memang benar kami harus membantu tim yang kesulitan, tapi itu harus dilakukan secara adil," ujarnya via GPOne, Selasa (27/6/2023).
Meski begitu, Dall'Igna yakin sejatinya Dorna dan FIM bukanlah pihak yang harus bertanggung jawab atas keterpurukan Honda dan Yamaha. "Saya rasa itu bukan masalah kejuaraan. Jujur saja, kita memiliki persaingan yang menakjubkan dan spektakuler dengan balapan yang hebat," ucapnya.
"Saya bangga bisa bekerja di kompetisi seperti ini. Mencapai posisi ini tidaklah mudah, butuh tahun-tahun penuh pengorbanan dari semua orang di markas kami. Ini harus diapresiasi. Semua ini tak boleh hilang pada tahun-tahun mendatang hanya karena konsesi yang terlalu memihak orang lain," lanjutnya.
Tersanjung atas Pujian Alberto Puig

Dall'Igna juga mengaku tersanjung atas pujian Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang menyebut kebanyakan insinyur Ducati digaet oleh KTM karena mereka memang lihai merakit motor kompetitif. "Jujur saja, ini hanya bisa membuat kami merasa bangga," ungkap pria Italia ini.
"Hal itu dikatakan oleh olahragawan yang bekerja di dunia balap motor selama bertahun-tahun, yang bikin pendapat itu jauh lebih menyenangkan. Namun, memang tak menyenangkan melihat juara hebat seperti Marc menderita dan mengambil risiko terlalu tinggi. Ia tidak berada dalam posisi yang layak ia dapatkan," tutupnya.
Saat ini, Ducati tengah memimpin klasemen pembalap dengan Pecco Bagnaia, serta memimpin klasemen konstruktor. Mereka juga sedang memimpin klasemen tim bersama Prima Pramac Racing lewat Jorge Martin dan Johann Zarco.
Sumber: GPOne
Baca juga:
KTM Beri Kode 2025 Lebih Masuk Akal Gaet Marc Marquez di MotoGP
Daftar Pembalap WorldSBK 2024: Akankah Para Rider MotoGP Berdatangan?
Toprak Razgatlioglu Soal Pilih BMW: Takkan Spesial Kalau Juara Bareng Ducati
16 Hari di Rumah Sakit, Alex Rins Akhirnya Boleh Pulang Usai 2 Kali Operasi Kaki
Augusto Fernandez: Pedro Acosta Layak ke MotoGP, Tapi Saya Juga Layak Bertahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



