
Bola.net - Mantan pemain Chelsea Gustavo Poyet memberikan penilaian terhadap laga Brasil vs Maroko yang berakhir imbang 1-1 pada matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin di laga pembuka.
Pertandingan berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Kedua tim sama-sama gagal mencetak gol tambahan di babak kedua.
Maroko lebih dulu unggul lewat gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Gol tersebut tercipta setelah memanfaatkan umpan matang dari Brahim Diaz di lini serang.
Brasil kemudian membalas melalui aksi individu Vinicius Junior pada menit ke-32. Namun setelah itu, tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir.
Brasil Dinilai Tidak Sesuai Ekspektasi

Brasil sebenarnya datang dengan ekspektasi tinggi sebagai salah satu favorit juara. Namun, performa mereka dinilai belum menunjukkan kualitas permainan yang diharapkan.
Meskipun memiliki pemain dengan kemampuan individu tinggi, kerja sama tim dianggap belum maksimal. Hal itu membuat Brasil kesulitan mendominasi pertandingan secara penuh.
“Kami kecewa dengan (Brasil). Kami berharap lebih, terutama dalam permainan tim," ujar Poyet kepada BBC One.
Dalam hal individu, kami tahu mereka bisa muncul kapan saja, Vinicius melakukannya hari ini tetapi itu tidak cukup," lanjut Poyet.
Sorotan pada Kesalahan Teknikal Brasil

Poyet juga menyoroti aspek teknis permainan Brasil yang dinilai tidak berjalan baik. Banyak kesalahan umpan sederhana yang biasanya tidak dilakukan oleh pemain Selecao.
Ia mempertanyakan apakah kondisi lapangan turut memengaruhi performa kedua tim. Namun secara umum, Brasil dianggap tampil di bawah standar teknis mereka.
“Saya terkejut melihat betapa buruknya mereka secara teknis hari ini," kata Poyet.
"Saya tidak tahu apakah itu karena lapangan, mungkin lapangannya tidak membantu, tetapi mereka kehilangan umpan, umpan-umpan sederhana yang seharusnya bisa dilakukan dengan baik oleh pemain Brasil," tambah Poyet.
Kedua Tim Dinilai Bermain Aman

Pada babak kedua, tempo permainan cenderung menurun dari kedua tim. Baik Brasil maupun Maroko dinilai tidak terlalu agresif dalam mencari kemenangan.
Alih-alih menekan, kedua tim justru lebih berhati-hati dalam membangun serangan. Hal ini membuat pertandingan berjalan kurang tajam hingga akhir laga.
“Pada akhirnya kedua tim tidak bermain untuk menang, mereka bermain untuk tidak kalah," pungkas Poyet.
Sumber: BBC
Klasemen Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:30Diincar MU, Arsenal Ogah Jual Myles Lewis-Skelly
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:13Manchester United Bisa Rampungkan 7 Transfer, Termasuk Myles Lewis-Skelly
-
Liga Italia 3 Agustus 2026 17:00Juventus Kibarkan Bendera Putih untuk Pemain Timnas Argentina Ini
-
Bola Indonesia 3 Agustus 2026 16:36Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:05Pendakwah SAM Masuk Red Notice Interpol
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:03Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa FEB USU Diberhentikan
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:56Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:52Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:45Penduduk Usia Produktif Indonesia Capai 201 Juta Jiwa, Gen Z Terbanyak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563401/original/061018900_1776864153-Jepretan_Layar_2026-04-19_pukul_20.16.28.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314577/original/046993400_1785751384-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_16.36.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312300/original/009966200_1785486408-Pohon_di_depan_lapangan_padel_ditebang_ilegal.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313416/original/096142800_1785640781-IMG_3176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314570/original/091040800_1785750852-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_15.38.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4859444/original/053903900_1718062312-Pemprov_DKI_megharapkan_warga_berjalan_kaki-HERMAN__8.jpg)
