Hasil Buruk 2018 Bikin Valentino Rossi Sulit Cari Motivasi
Anindhya Danartikanya | 27 November 2018 14:00
Bola.net - - Meski Valentino Rossi mengakhiri musim di peringkat ketiga pada klasemen pebalap, tak pelak lagi bahwa 2018 merupakan salah satu musim terberat baginya selama berkarier di MotoGP. Ia menjalani musim ini tanpa satu pun kemenangan, dan hal serupa hanya pernah terjadi dua kali dalam kariernya, yakni saat membela Ducati Corse pada 2011-2012.
Rossi juga hanya mampu meraih lima podium, meski sempat tampil garang di dua seri terakhir musim ini. The Doctor pun menyatakan bahwa hasil buruk ini berkat lemahnya performa YZR-M1, yang ia yakini tak mampu menyaingi level Honda dan Ducati.
"Ada banyak balapan di mana kami punya masalah besar, hingga sangat sulit untuk tetap berkonsentrasi dan termotivasi. Dari sudut pandang pebalap, musim saya tak terlalu buruk karena saya cukup kuat dan konsisten," ungkap rider Italia ini kepada Motorsport Total.
Ia bahkan meyakini bahwa kemenangan sang tandem, Maverick Vinales di Australia bukanlah cerminan nyata dari performa M1. "Dari sudut pandang teknis, kami tak selevel Honda dan Ducati demi meraih kemenangan, meski Maverick menang di Australia, tapi itu juga balapan di mana Marc Marquez kecelakaan," lanjutnya.
2018 Lebih Buruk, Belum Menyerah
Rider berusia 39 tahun ini juga mengaku cukup dibingungkan oleh situasi Yamaha sepanjang musim. Ia bahkan menyebut musim 2018 jauh lebih buruk dibanding 2017, di mana ia menduduki peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan koleksi satu kemenangan.
"Bagi saya musim ini seperti pramusim 2017. Mungkin 2017 sedikit lebih baik, karena kami lebih kompetitif di awal musim. Tapi saya akan terus bertarung, dan kami punya segala kesempatan untuk memperbaiki situasi dan kembali tampil kuat," tuturnya.
Meski begitu, Rossi menegaskan bahwa dirinya belum juga kehilangan 'cinta' untuk MotoGP. "Saya masih menikmatinya. Saya meninggalkan rumah dengan pikiran positif. Kami harus tetap bertarung dan tak menyerah," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSG vs Paris FC 13 Januari 2026
Liga Eropa Lain 12 Januari 2026, 03:10
-
Skor Barcelona vs Real Madrid: Serunya El Clasico, Babak Pertama Berakhir 2-2
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 03:00
-
Hasil Thailand U-23 vs Irak U-23: Skor 1-1, Gol Menit 85 Selamatkan Gajah Perang!
Asia 12 Januari 2026, 02:51
-
Prediksi Juventus vs Cremonese 13 Januari 2026
Liga Italia 12 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Liverpool vs Barnsley 13 Januari 2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Bayern vs Wolfsburg: Luis Diaz dan Olise Bersinar, Die Roten Pesta 8 Gol!
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:29
-
Hasil Monchengladbach vs Augsburg: Kevin Diks Cetak Gol, Tuan Rumah Pesta 4-0
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:08
-
Hasil Man Utd vs Brighton: Welbeck Cetak Gol Lagi, MU Tersingkir dari Piala FA
Liga Inggris 12 Januari 2026, 01:56
-
Tempat Menonton Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:46
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:36
-
Jadwal Siaran Langsung Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:31
-
Man of the Match Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli
Liga Inggris 11 Januari 2026, 23:35
-
Man of the Match Fiorentina vs Milan: Dodo
Liga Italia 11 Januari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





