Ingin Adil, Ducati Janji Takkan Ada Team Order untuk Pecco Bagnaia vs Jorge Martin
Anindhya Danartikanya | 18 September 2023 13:05
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyatakan pihaknya takkan mencanangkan permainan team order di antara tiga pembalapnya yang sedang memperebutkan gelar dunia MotoGP 2023. Mereka adalah Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.
Jelang Seri India, tiga rider ini tengah memuncaki klasemen, masing-masing dengan 283, 247, 218 poin. Lewat La Gazzetta dello Sport, Dall'Igna menyatakan tekad untuk memperlakukan ketiganya dengan setara, tak peduli siapa yang membela tim pabrikan atau satelit.
Janji ini tentu berkebalikan dengan musim 2022, ketika para rider Ducati diminta untuk tidak agresif saat melawan Bagnaia, mengingat rider Italia tersebut harus memperebutkan gelar dunia dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) sampai seri penutup.
Ingin Jaga Kepercayaan Jorge Martin

"Selama saya ada di sini, saya akan selalu memberi para rider saya motor terbaik, sehingga mereka bisa memperebutkan posisi-posisi yang layak mereka dapatkan. Di luar itu, tergantung mereka sendiri," ungkap Dall'Igna seperti yang dikutip oleh Marca pada Rabu (13/9/2023).
Awal bulan ini, Martin lewat MotoGP.com juga menyatakan bahwa ia berharap Ducati tak menghalang-halangi langkahnya menggulingkan Bagnaia dari tahta juara dunia, mengingat ia punya kans yang besar untuk jadi juara pula. Dall'Igna pun janji akan menurut kemauan Martin.
"Saya yakin bahwa rasa saling percaya yang ada sekarang di Ducati adalah salah satu komponen yang menuntun kami ke level tertinggi. Jika kami tak saling percaya, kami takkan ada di sini. Jadi, saya ingin Jorge terus percaya kepada Ducati dan percaya kepada saya," ujarnya.
Kompetisi Internal Justru Bagus

Dall'Igna yang juga eks Direktur Teknis Aprilia Racing bahkan menyatakan bahwa adanya kompetisi internal di antara para rider Ducati justru membuktikan bahwa pabrikan berjuluk 'Bologna Bullet' itu memang superior dibanding para pabrikan rival.
"Memiliki para rider kuat adalah salah satu target sebuah tim. Jika tidak, maka berarti Anda menjadi lebih lemah. Saya tak pernah berpikir bahwa kompetisi internal bakal jadi masalah," pungkas pria asal Italia ini lewat Tuttosport.
Pembalap non-Ducati dengan peringkat terbaik jelang Seri India pada 22-24 September 2023 adalah Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) di peringkat 4 dengan 173 poin dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing) di peringkat 5 dengan 160 poin.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Tuttosport, Marca
Baca juga:
Bertahan di VR46, Marco Bezzecchi Tak Cemas Lagi-Lagi Dapat Motor Lama
Wildcard di MotoGP Malaysia, Alvaro Bautista Tertekan Gara-Gara Dani Pedrosa
Beda Tim, Carlos Sainz dan Lando Norris Ngaku Kerja Sama demi Finis 1-2 di F1 Singapura
Hasil Balap Formula 1 GP Singapura: Carlos Sainz Menang, Ferrari Patahkan Dominasi Red Bull
Pemulihan Panjang: Alex Rins Lagi-Lagi Absen di MotoGP India dan Jepang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












