Ingin Hemat, Para Pabrikan MotoGP Usulkan Regulasi '1 Pembalap 1 Motor' Mulai 2027
Anindhya Danartikanya | 22 Mei 2026 15:18
Bola.net - Asosiasi Pabrikan (MSMA) yang berisi lima pabrikan MotoGP mengusulkan regulasi '1 pembalap 1 motor' untuk diberlakukan mulai 2027. Gagasan ini mereka ajukan demi menghemat biaya balap yang makin tinggi.
Selama ini, MotoGP memberlakukan dua motor per rider, dengan alokasi 7-8 mesin per rider untuk pabrikan di Kategori A, B, dan C dalam aturan konsesi, serta alokasi 9-10 mesin per rider untuk pabrikan di Kategori D.
Uniknya, gagasan pengurangan jumlah motor per rider dari 2 menjadi 1 ini bukanlah datang dari Liberty Media dan MotoGP SEG, melainkan dari MSMA sendiri, yang diisi oleh Ducati, Aprilia, KTM, Honda, dan Yamaha.
Juga Berdampak ke Jumlah Teknisi

Gagasan ini ternyata merupakan salah satu poin yang didiskusikan dalam negosiasi kontrak baru MSMA dengan MotoGP SEG, terkait partisipasi mereka pada periode kompetisi 2027-2031. Sejauh ini, negosiasi ini berjalan alot.
"Inisiatif ini, yang detailnya belum diketahui, berasal dari pabrikan, dengan tujuan utama mengurangi biaya. Jika langkah ini diberlakukan, diperkirakan tim akan mengurangi jumlah teknisi," tulis Motorsport.com, Rabu (20/5/2026).
Meski entah berapa persen biaya yang bisa dihemat, aturan ini sangat dipertimbangkan oleh Grand Prix Commission, yang terdiri dari FIM (Federasi Balap Motor Internasional), MotoGP SEG, MSMA, dan IRTA (Asosiasi Tim).
Berpotensi Tiru Regulasi WorldSBK
MotoGP dirumorkan akan meniru regulasi WorldSBK, di mana setiap rider hanya punya satu motor, tetapi tetap memiliki 'motor kedua' yang 'disimpan' di bagian belakang garasi tanpa sertifikasi untuk dipakai berkompetisi.
Jika motor pertama seorang pembalap mengalami kerusakan dan tak bisa diperbaiki, maka direktur teknis akan mengevaluasi kesempatan pembalap terkaut untuk bisa diizinkan memakai motor kedua.
Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, MotoGP juga berpotensi menghapus sistem flag-to-flag dalam balapan yang diguyur hujan. WorldSBK sendiri memberlakukan pit stop jika hujan mengguyur di tengah balapan.
Sumber: Motorsportcom
Baca Juga:
Bagaimana Nasib Jorge Martin dan Red Bull Usai Monster Energy Sponsori Aprilia di MotoGP Italia 2026?
Ikuti Jejak Yamaha, Aprilia Juga Bakal Disponsori Monster Energy Mulai MotoGP Italia 2026
Perjalanan Panjang Johann Zarco Pulihkan Cedera Lutut, Baru Bisa Dioperasi 2 Pekan Lagi
Gresini Racing Pastikan Alex Marquez Absen dari MotoGP Italia dan Hungaria 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Permintaan Real Madrid untuk Jose Mourinho Soal Vinicius dan Mbappe
Liga Spanyol 22 Mei 2026, 13:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs PSBS Biak 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:03
-
Jadwal dan Siaran Langsung Serie A 2025/26: Matchweek 38 di Vidio!
Liga Italia 22 Mei 2026, 16:55
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25








