Inilah Perbedaan Vinales-Lorenzo di Mata Zeelenberg
Anindhya Danartikanya | 13 Juli 2017 11:05
Bola.net - - Bergabung dengan Yamaha Factory Racing di MotoGP pada 2010 silam, Wilco Zeelenberg memiliki peran penting bagi Jorge Lorenzo, sebagai manajer tim dan pelatih balap. Kini dengan hengkangnya Lorenzo ke Ducati Corse, Zeelenberg pun menjadi pelatih balap Maverick Vinales di Movistar Yamaha MotoGP.
Melatih dua rider hebat ini membuat Zeelenberg belajar perbedaan apa saja yang ada di antara Lorenzo dan Vinales. Kepada Sport Rider, eks pembalap Grand Prix asal Belanda ini pun membeberkan bahwa kedua pembalap Spanyol ini memiliki gaya balap yang cukup berbeda, meski banyak pihak justru menyebut keduanya cukup mirip.
Jorge sangat smooth dan lebih 'lembut' dengan ban depan. Mack lebih agresif dengan ban depan, terutama untuk Michelin, ia membuatnya bekerja lebih baik. Ia mengerem dengan sangat baik, dan karena itulah ia mampu mengerem lebih lambat dan lebih dalam ke tikungan. Ia juga menggunakan posisi tubuh lebih ke depan daripada Jorge, ujarnya kepada Crash.net.
Sesegeranya mengerem, posisi tubuh Jorge akan mundur demi menghasilkan corner speed tinggi. Mack ingin motor kami membelok lebih cepat, dan karena tubuhnya lebih ke depan, ia membelok lebih baik dan keluar dari tikungan lebih cepat pula. Selain itu, ia juga mengendalikan rem belakang dengan sangat baik, baik di tikungan kiri maupun kanan, lanjut Zeelenberg.
Berkat hal ini, Zeelenberg menyatakan pemilihan setup dasar Vinales sedikit berbeda dengan Lorenzo. Bersama Lorenzo, Yamaha kerap kesulitan membuat YZR-M1 memiliki performa rem yang baik, karena lima kali juara dunia tersebut tak mengerem dengan keras dan tak terbiasa mengerem lebih lambat.
Jadi soal setup, kami bisa melakukan banyak hal berbeda dengan Mack. Sering kali kami kesulitan bersama Jorge di area pengereman, tapi dengan Maverick, motor kami mengerem dengan baik dan lebih lambat. Menarik bagi kami untuk melihat dan mengatasi banyak masalah kecil yang kami punya bersama Jorge selama beberapa tahun terakhir, ungkapnya.
Lorenzo sangat dikenal dengan kemampuannya untuk menjaga konsentrasi tinggi di lintasan, dan Zeelenberg menyatakan bahwa hal ini juga dimiliki Vinales. Meski begitu, pria berusia 50 tahun ini menyatakan Top Gun berperilaku lebih disiplin meski baru berusia 22 tahun.
Attitude-nya sangat dewasa. Ketika kami meminta 'datanglah pukul sekian', dan ia akan ada di sana. Ia mendengarkan semua hal dengan sangat baik dan punya kemauan untuk belajar dan memperbaiki diri. Untuk menjadi juara dunia, Anda tidak boleh terlalu sering kesulitan, pungkas Zeelenberg.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








