'Insiden 2015 Perkecil Kemungkinan Marquez Bela Yamaha'
Anindhya Danartikanya | 6 September 2018 15:45
- Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengaku sama sekali tak pernah bicara langsung dengan Marc Marquez demi menyatakan larangan bagi Marquez Bersaudara untuk membela pabrikan Garpu Tala di masa depan.
Topik ini muncul usai Marquez menyatakan lewat Sky Sport bahwa dirinya dan sang adik, Alex Marquez telah diblokir untuk mengendarai Yamaha, menyusul batalnya Alex naik ke MotoGP untuk membela Petronas Yamaha Sepang Racing.
Saya belum lihat wawancara itu, tapi saya tak pernah bicara langsung dengan Marc. Saya hanya berbincang dengan Emilio Alzamora (manajer pribadi Marquez Bersaudara), seperti halnya dengan orang lain karena itu tugas saya, ujar Jarvis kepada Marca.
'Sepang Clash' Jadi Penyebab

Meski begitu, Jarvis tak malu-malu menyatakan bahwa perselisihan antara Marc dan Valentino Rossi pada 2015 merupakan awal dari keputusan Yamaha untuk tak menggaet Marquez Bersaudara dalam waktu dekat.
Jelas, usai masalah-masalah besar yang kami miliki dengan Marc pada 2015, sangatlah kecil kemungkinannya bahwa Marc akan datang ke Yamaha dalam waktu dekat. Ini adalah fakta, ungkapnya.
Bagaimana untuk Jangka Panjang?
Jarvis juga menyatakan bahwa pihaknya sempat menjadikan Alex sebagai kandidat rider Yamaha-Sepang, dan meyakini bahwa ini bukti bahwa keputusan Yamaha bisa melunak di masa depan untuk Marquez Bersaudara.
Soal jangka panjang, siapa tahu? Saya akan katakan menurut sudut pandang saya, bahwa hal ini sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi. Tapi takkan ada yang bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan karena apa pun bisa terjadi, pungkas Jarvis. (mrc/dhy)
Baca Juga:
- Yamaha Akui Takut Alex Marquez Bocorkan Rahasia ke Honda
- Yamaha: Morbidelli Kandidat Terkuat Pengganti Rossi-Vinales
- Yamaha Yakin Rossi Bakal Bantu Morbidelli Pelajari YZR-M1
- Sesali Kepergian Lorenzo, Domenicali Pede Petrucci Bakal Bantu Dovizioso
- Nasihat Valentino Rossi yang Bikin Sang Adik Berubah Total
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Napoli vs Chelsea: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 23:24
-
Harry Maguire, Kontrak Baru, dan Dilema Manchester United
Liga Inggris 28 Januari 2026, 22:53
-
Misteri Tak Berujung Paul Pogba di Monaco
Liga Eropa Lain 28 Januari 2026, 22:41
-
Giuliana Vigile Mendadak Viral: Asisten Wasit Spek Bidadari dari Serie D Italia
Bolatainment 28 Januari 2026, 21:39
-
Manchester United Berpotensi Raup Lebih dari Rp4 Triliun dari Hak Nama Stadion Baru
Liga Inggris 28 Januari 2026, 21:09
-
Proliga 2026: Tampil di Rumah Sendiri, Gresik Phonska Plus Bidik Kemenangan Penuh
Voli 28 Januari 2026, 20:33
-
Live Streaming Athletic Club vs Sporting - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Pafos vs Slavia Praha - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:17
-
Live Streaming Ajax vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:16
-
Live Streaming Club Brugge vs Marseille - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Villarreal - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04








