Jack Miller Jelaskan Alasan Bantu Pecco Bagnaia di MotoGP Austin
Anindhya Danartikanya | 5 Oktober 2021 15:43
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, membeberkan alasannya memberikan bantuan kepada sang tandem, Francesco Bagnaia, dengan membiarkannya menyalip dalam MotoGP Austin di Circuit of The Americas, Senin (4/10/2021) dini hari WIB. Selain menepati janjinya sendiri, Miller juga kala itu mengalami masalah ban.
Miller sejatinya tampil sangat kuat sepanjang pekan balap di Austin. Ia duduk di posisi kedua pada FP1 dan FP2, dan kemudian memimpin sesi FP3 dan FP4. Sayang, masalah ban melanda di sesi kualifikasi hingga ia hanya duduk di posisi 10. Saat balapan, ia pun hanya naik satu posisi pada lap pembuka, usai menyalip Johann Zarco.
Pada Lap 3, Miller naik ke posisi 6 usai Taka Nakagami jatuh, serta menyalip Brad Binder dan Joan Mir. Ia juga naik ke posisi 5 pada Lap 6, usai menyalip Bagnaia. Namun, masalah pada ban depan keras merundung Miller pada pertengahan balap. Sadar dirinya kesulitan menjaga ritme, ia pun membiarkan Bagnaia lewat.
Ban Belakang OK, Ban Depan KO

"Start kesepuluh memang tak ideal, namun saya start dengan baik. Meski kualifikasi saya buruk, saya masih sempat dapat kesempatan finis di podium. Sayangnya, saya terhalang di tikungan pertama dan tak bisa mengambil terlalu banyak untung saat start," ungkap pembalap asal Australia ini kepada Speedweek.
Seperti semua rival, Miller pakai ban depan keras. Namun, ia satu-satunya rider yang pakai ban belakang keras, dengan harapan tetap punya grip jelang finis. Sayang, yang bermasalah justru ban depannya. Alhasil, ia hanya mampu melewati garis finis di posisi 8, meski akhirnya dinyatakan finis di posisi 7 berkat hukuman yang diterima Mir.
"Pada pertengahan balap, saya mengalami masalah dengan depan saya. Saya merasa pakai ban depan keras dan ban belakang keras bakal terbayar dengan baik. Sayangnya, masalah dengan ban depan terlalu besar, jadi saya tak bisa melaju lebih baik," ujar rider berusia 26 tahun ini.
Tak Mau Rusak Balapan Pecco Bagnaia
Miller juga menjelaskan alasan lebih detail dirinya membiarkan Bagnaia lewat pada Lap 8. Tak hanya karena ia kesulitan dengan ban depan, aksi ini ia juga untuk menepati janjinya sendiri. Dalam sebulan terakhir, The Thriller memang sudah janji akan 'melakukan segalanya' demi membantu Bagnaia menyabet gelar dunia.
"Saya harus bertarung, tapi saya juga tak mau merusak balapan Pecco. Ia punya ritme yang baik dan itulah alasan saya membiarkannya lewat. Ini juga penting untuk gelar dunia tim, karena kini kami ada di puncak klasemen. Pecco pun mampu finis dengan baik, tetap pada limit performanya," pungkas Miller.
Saat ini, Bagnaia duduk di peringkat 2 klasemen dengan 202 poin, tertinggal 52 poin dari Fabio Quartararo. Miller sendiri ada di peringkat 4 dengan 149 poin. Di lain sisi, Ducati Corse memimpin klasemen konstruktor, unggul 9 poin atas Yamaha. Ducati Lenovo Team juga memuncaki klasemen tim, unggul 2 poin atas Monster Energy Yamaha.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Tak Terima Dihukum, Jorge Martin: Harusnya Saya Bisa Bekuk Pecco Bagnaia
Andrea Dovizioso 'Gagal Paham' Mentalitas Para Rider Moto3, Tuduh Belajar Curang
Kompetitif di Austin, Tanda Andrea Dovizioso Mulai 'Comeback'?
Para Rider MotoGP Tanggapi Insiden Mengerikan di Moto3 Austin
Valentino Rossi Kecam Race Direction, Kritik Keputusan Gelar 'Sprint Race' Moto3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





