Jack Miller: Tadinya 'Liar', Kini Jinak Berkat Keluarga Cal Crutchlow
Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2021 13:54
Bola.net - Livio Suppo, sosok penting dalam naiknya Jack Miller dari Moto3 ke MotoGP 2015, menyatakan rider Australia itu tadinya sangat sulit diatur. Tapi ia bangga Miller mampu belajar dewasa seiring berjalannya waktu. Suppo yakin, ini semua terjadi berkat tempaan kerasnya kehidupan dunia balap dan rasa sayang keluarga Cal Crutchlow padanya.
Pada dua tahun pertamanya di MotoGP, Miller memang dikenal sebagai salah satu rider dengan karakter yang cukup 'liar'. Meski bertalenta dan cepat di dalam lintasan, di luar lintasan ia dikenal kelewat santai dan juga kerap mabuk-mabukan. Suppo pun mengaku sempat cemas atas tabiat Miller yang serampangan dan tak takut apa pun ini.
Salah satu momen mencemaskan bagi Suppo adalah saat Miller kecelakaan di Austria pada 2016 dan mengalami retak tulang belakang hingga absen di Red Bull Ring dan Brno. "Pada 2016, saya sungguh kesal padanya. Pada sesi latihan di Austria, kami mendapati tulang belakangnya retak dan ia harus absen balapan," kisah Suppo.
"Saya sangat sensitif pada cedera ini, karena dekat dengan Filippo Preziosi (eks General Manager Ducati Corse, lumpuh dari pinggang ke bawah usai kecelakaan di Afrika pada 2000). Saya sangat menyadari risikonya, tapi dokter Dorna memberi Jack lampu hijau untuk balapan di Silverstone," lanjut pria asal Italia ini.
Jack Miller Tak Takut Apa pun
Saking cemasnya, Suppo meminta banyak dokter ahli untuk mempelajari hasil pemeriksaan punggung Miller. Mereka menyebut cedera itu sangat berisiko dan berpotensi memburuk jika ia jatuh lagi. "Tapi Jack benar-benar tak peduli dan manajernya sama sekali tak membantu saya. Tiap kali Jack turun lintasan, saya ketakutan," kisah Suppo.
"Saya dapat pencerahan di Misano. Saya bilang padanya, 'Kaubilang kau tak bermasalah, tapi kau sangat lamban. Semua orang pikir kau tak becus, bukan sakit punggung.' Penjelasan itu membantunya paham dan saya akhirnya bisa meyakinkannya untuk rehat. Kepalanya besar, dan seperti semua rider, Jack tak takut apa pun," lanjutnya.
Namun, Suppo sadar, di balik karakter liar dan agresinya di lintasan, Miller sejatinya punya hati yang lembut. Sifat ini diyakini Suppo tumbuh seiring dengan makin eratnya persahabatan Miller dan Cal Crutchlow. Miller bahkan sudah seperti adik Crutchlow sendiri, dan bahkan diminta jadi ayah baptis anak perempuan rider Inggris itu, Willow.
Berbeda dari Stoner, Bayliss, dan Doohan
"Jack selama ini pakai topeng tangguh, tapi bagus baginya hidup di paddock bersama Keluarga Crutchlow. Ia sangat menyayangi anak Cal. Dalam dirinya, ia berhati lembut. Ia rider Australia yang sangat berbeda dari Casey Stoner, Troy Bayliss, dan Mick Doohan. Mereka tak bisa disamakan hanya karena sama-sama dari Australia," tutur Suppo.
Suppo yang juga eks pimpinan Repsol Honda dan Ducati Team ini menyatakan bahwa bimbingan Crutchlow dan kerasnya kehidupan di MotoGP akhirnya membuat Miller paham bahwa ada proses panjang yang harus dijalani jika ingin meraih sukses. Suppo pun lega kini Miller justru jadi salah satu ancaman serius di grid.
"Anda bisa lihat ia punya talenta hebat. Bahkan saat kami menggaetnya dari Moto3, proses pendewasaannya sudah baik. Banyak rider tersesat di tengah jalan. Jack nyaris hilang arah, tapi bisa kembali ke jalan yang benar. Saya tak kaget melihatnya tampil kuat. Saya justru bakal kaget kalau ia tak tampil baik," pungkas Suppo.
Sumber: GPOne
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Prediksi Ducati Bakal Lebih 'Mengerikan' di Mugello
- 'Jack Miller Kini di Papan Atas, Bukti Honda Tak Rusak Kariernya'
- Cedera Ligamen Lutut, Franco Morbidelli Tegas Tolak Operasi
- 'Andai Sempat Turun di Moto2, Jack Miller Takkan Sedewasa Sekarang'
- Tak Cuma 6, Ducati Tekad Kembali Turunkan 8 Motor di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











