Jadi Kandidat Juara MotoGP, Johann Zarco: Ini Lebihi Ekspektasi!
Anindhya Danartikanya | 6 Juli 2021 08:44
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, tak menyangka akan menjalani MotoGP 2021 sebagai salah satu kandidat juara dunia. Kepada Crash.net, Senin (5/7/2021), Zarco mengaku hasil ini melebihi ekspektasi yang ia dan timnya patok pada awal musim. Kini ia pun berharap bisa meneruskan tren positif sampai seri terakhir.
Karier Zarco memang sempat di ujung tanduk usai minta KTM memutus kontraknya setahun lebih awal pada akhir 2019. Gagal dapat tempat di Honda, ia pun 'diselamatkan' oleh Ducati, yang meletakkannya di Esponsorama Racing pada 2020. Dengan motor ala kadarnya, ia justru meraih pole dan podium di Brno, Ceko.
Hasil itu meyakinkan Ducati untuk menaikkan pangkatnya ke Pramac Racing pada 2021 dan memberinya motor spek teranyar. Ia pun langsung menggebrak. Sejauh ini, ia punya empat trofi usai empat kali finis kedua. Kini ia duduk di peringkat kedua pada klasemen, tertinggal 34 poin dari Fabio Quartararo yang membela Monster Energy Yamaha.
Merasa Tak Boleh Terlena

"Hasil ini lebih baik dari harapan, dan lebih baik dari yang saya targetkan pada awal musim. Namun, sekalinya ada di depan, Anda harus memanfaatkan kesempatan dan kini target final saya adalah memperebutkan gelar dunia dan menjadi juara MotoGP. Jadi, jika semuanya mendukung, saya harus cerdas dan mengejarnya," ungkap Zarco.
"Saya tak boleh lengah, harus memanfaatkan momen ini dan meraihnya. Saya kehilangan beberapa poin dari Fabio di Assen, namun memperlebar margin poin dari para rider yang ada di belakang saya. Kini saya berharap bisa kembali lebih kuat pada paruh kedua musim nanti demi jadi kandidat juara yang lebih nyata," lanjutnya.
Uniknya, Zarco juga pernah membela Yamaha lewat Tech 3 Racing pada 2017 dan 2018, dan meraih lima podium. Tapi ia yakin, dengan gaya balapnya, ia takkan bisa secepat Quartararo jika masih mengendarai YZR-M1. Rider Prancis ini merasa lebih cocok dengan Ducati dan atas alasan itulah ia sangat percaya diri bisa jadi juara.
Dapat Rasa Percaya Diri dari Ducati

"Para rider Yamaha sangat kuat, namun jika pakai cara saya mengendarai Yamaha empat tahun lalu, maka saya takkan secepat Fabio di Assen. Fabio punya kepercayaan diri yang sangat tinggi. Saya pun dapat kepercayaan yang sama dari Ducati, dan saya sangat senang Ducati bisa memberikannya kepada saya secara bertahap," tuturnya.
"Tentu saya ingin lebih cepat percaya diri, namun perlahan terjadi kok. Saya hanya butuh waktu. Saya harus coba sabar karena ketika semuanya mendukung, saya sangat yakin bisa bertarung dengan Fabio di posisi terdepan sejak hari Jumat. Itulah target saya, yakni tampil kuat sejak Jumat dan lebih siap melawan Fabio," pungkas Zarco.
Zarco dan Quartararo beserta rider MotoGP lainnya kini tengah menjalani rehat musim panas selama lima pekan. Mereka akan kembali turun lintasan di Sirkuit Red Bull Ring yang akan menggelar Seri Styria dan Austria sekaligus, masing-masing pada 6-8 dan 13-15 Agustus mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia: Kans Juara MotoGP 2021 Masih di Genggaman Ducati, Asal...
- Dani Pedrosa Penasaran Kans Juara MotoGP Andai Bela Yamaha
- Kembali Muda: Dani Pedrosa Pakai Masa Pensiun untuk Pulihkan 'Koleksi' Cedera
- Dani Pedrosa Akui 'Comeback' Kian Nyata Berkat KTM Makin Oke
- Ducati: Gaet Maverick Vinales? Kami Doakan Saja Tetap di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




