Jadi Kandidat Juara MotoGP Usai Masa Kelam, Johann Zarco Menolak Terlena
Anindhya Danartikanya | 23 Juli 2021 11:19
Bola.net - MotoGP 2021 seolah valid menjadi momen kebangkitan Johann Zarco. Usai terpuruk bersama KTM dan harus susah payah membuktikan kualitas diri bersama Esponsorama Racing, kini ia justru menjadi salah satu kandidat juara dunia sejak pindah ke Pramac Racing dan mendapatkan dukungan pabrikan dari Ducati Corse.
Zarco yang juga juara dunia Moto2 2015 dan 2016, tampil sangat gemilang dengan Monster Yamaha Tech 3 pada dua tahun perdananya di MotoGP. Hasil dan performa yang mentereng membuatnya digaet Red Bull KTM Factory Racing pada 2019. Namun, usai sulit adaptasi dengan RC16, ia minta kontraknya diakhiri setahun lebih awal.
Karier Zarco pun sempat terkatung-katung. Pada akhir 2019, ia jadi kandidat pengganti Jorge Lorenzo di Repsol Honda, namun batal. Kariernya pun diselamatkan Ducati, yang meletakkannya di Esponsorama pada 2020. Usai meraih pole dan podium di Ceko, Ducati menaikkan 'pangkat' Zarco pada 2021, diletakkan di Pramac.
Jauh Lebih Baik dari Target Awal Musim

Di Pramac, rider Prancis ini dimanjakan Desmosedici GP21 spek pabrikan. Benar saja, ia tak menyia-nyiakan kans ini. Dalam sembilan seri perdana, ia empat kali naik podium usai finis kedua, dan konsisten bertarung di lima besar. Kini ia duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap, 'hanya' tertinggal 34 poin dari Fabio Quartararo.
Lewat Autosport, Kamis (22/7/2021), ia mengakui hasil ini melebihi target awal musim. "Semua ini lebih baik dari ekspektasi, lebih dari apa yang saya targetkan pada awal musim. Tapi sekalinya di depan, saya harus memanfaatkan kesempatan. Jadi, sudah jadi target final saya untuk merebut gelar dan menjadi juara MotoGP," ujarnya.
Meski begitu, pembalap berusia 31 tahun ini menolak terlena dan jemawa. Situasinya saat ini bahkan ia akui lebih baik dari bayangannya saat memulai karier di kelas para raja, namun ia juga tak mau lengah dan bertopang dagu melihat kesuksesannya ini. Menurutnya, perjuangan masih jauh dari kata 'usai'.
Ogah Kelewat Ambisius
"Jika semua kesempatan berdatangan sekarang, saya harus cerdas dan mengambilnya. Ini semua memang lebih baik dari apa yang pernah saya katakan. Namun, saya tak boleh 'rehat' hanya karena situasi saya kini lebih baik. Saya harus memanfaatkan momen ini, jadi saya cukup senang," ungkapnya.
Di lain sisi, Zarco ogah terlalu fokus pada perebutan gelar dengan Quartararo semata. Menurutnya, hal ini tak baik untuk mentalitasnya. Ia mengaku hanya akan melihat sisi positif dari segala situasi, contohnya di Seri Assen, ketika ia kalah dari Quartararo namun mampu mengasapi Pecco Bagnaia dan Jack Miller.
"Jika saya hanya memikirkan soal gelar dunia, saya bisa jadi kecewa kehilangan poin dari Fabio. Jika saya memikirkan klasemen (secara umum), saya justru senang bisa meraih lebih banyak poin dari para rider yang ada di belakang saya. Jadi, ini merupakan cara kerja yang baik," pungkas Zarco.
Sumber: Autosport
Video: Formula 1 Rilis Desain Mobil Terbaru untuk Musim 2022
Baca Juga:
Fabio Quartararo-Johann Zarco Dukung Prancis Bentuk Akademi Seperti VR46
Opsi Petronas SRT Menipis: Garrett Gerloff Resmi Tetap di WorldSBK 2022
Fabio Quartararo Pede Yamaha Bikin Gebrakan di MotoGP Styria-Austria
KTM Sudah Daftar Wildcard Kedua, Dani Pedrosa Bakal Dievaluasi Lagi
KTM Kaget Akhirnya Dani Pedrosa Mau Wildcard di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



