Jadi Rider Nomor Satu di Pramac, Miller Tetap Awasi Bagnaia
Anindhya Danartikanya | 3 Maret 2019 12:35
Bola.net - - Pebalap Alma Pramac Racing, Jack Miller, akhirnya mendapatkan kesempatan yang benar-benar layak untuk membuktikan potensinya di MotoGP. Usai tiga musim membela tim satelit Honda dan setahun membela Pramac Racing dengan motor lama, musim ini ia akan mengendarai motor Ducati dengan spek pabrikan, Desmosedici GP19.
Miller yang pada 2015 lalu melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP, merupakan pemenangan MotoGP Belanda pada 2016, namun sejak itu pula dirinya belum lagi naik podium. Tahun lalu, ia berhasil memberikan beberapa gebrakan, dan disusul pindahnya Danilo Petrucci ke Mission Winnow Ducati, Miller kini dipercaya untuk mengendarai GP19.
"Ini musim yang sangat penting bagi saya. Kini saya punya motor Desmosedici spek pabrikan dan saya harus buktikan bahwa saya bisa kompetitif dan bertarung di papan atas. Sebagai tambahan, saya juga punya dukungan tim yang sangat baik sejak tahun lalu. Ini waktunya saya mengalami peningkatan hasil," ujarnya kepada Sky Sport.
Alami Progres yang Baik
Menyebut bahwa GP19 memiliki perbedaan yang sangat mencolok dengan GP17, Miller pun berhasil menduduki posisi ketiga tercepat di uji coba pramusim Malaysia. Dalam uji coba Qatar, ia hanya duduk di posisi 10, namun memiliki ritme balap yang cukup menjanjikan.
"Meski motor kami tampak sama dari luar, banyak hal yang berubah di dalamnya. Motor baru kami sungguh menakjubkan. Meski bakal terus mengalami peningkatan, motor kami sudah bekerja dengan baik dengan ban dan saya rasa ini aspek terpenting," ungkapnya.
"Kami mengalami progres yang baik di Qatar, kami bekerja keras mencari ritme balap yang baik. Di Malaysia semua berjalan lancar, tapi saat itu level kami belum setara dengan di Qatar," lanjut runner up Moto3 2014 asal Australia ini.
Awasi Pecco Bagnaia
Di lain sisi, meski mengendarai GP19, Miller juga yakin dirinya harus mengawasi tandem barunya, Francesco 'Pecco' Bagnaia yang merupakan juara dunia Moto2 2018. Meski sekadar mengendarai GP18, Bagnaia juga merupakan salah satu kandidat tandem Andrea Dovizioso di tim pabrikan tahun depan.
"Menjadi rider nomor satu di tim tentu menyenangkan, tapi Pecco merupakan debutan yang sangat kuat. Ia bisa meraih gelar debutan terbaik tahun ini. Toh persaingan tahun ini bakal sangat seimbang, karena para rider 'lama' bakal susah payah melawan rider-rider baru," pungkas JackAss.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26













