Joan Mir Sinyalir Performa Suzuki Kian Mantap pada Hari Kedua Uji Coba Qatar
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2021 13:08
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mensinyalir performa GSX-RR kian solid pada pada hari kedua uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (7/3/2021), meski menurutnya programnya jauh lebih berat karena ia harus menjajal begitu banyak perangkat baru. Hal ini ia sampaikan via Crash.net usai uji coba.
Pada hari pertama, Mir duduk di posisi ketiga dalam daftar catatan waktu. Pada hari kedua, ia melorot ke posisi kedelapan, namun catatan waktunya 0,465 detik lebih cepat. Juara dunia bertahan ini juga hanya tertinggal 0,575 detik dari rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang jadi pembalap tercepat.
Menjalani 48 lap, Mir menjajal sasis baru, swingarm baru, dan beberapa perangkat elektronik. Meski kelelahan, rider Spanyol ini mengaku tak melihat sisi negatif dari semua perangkat baru yang disediakan Suzuki, dan justru puas atas performanya. Ia pun bertekad mengonfirmasi ini semua pada lanjutan uji coba pada 10-12 Maret.
Bakal Evaluasi pada Lanjutan Uji Coba Qatar
"Ini hari yang berat, karena kami fokus menjajal banyak perangkat baru. Kami menjajal sasis baru dan beberapa bagian elektronik berbeda demi memahami mana yang berfungsi dan mana yang tidak. Kami juga menjajal beberapa ban berbeda, dan saya cukup puas atas performa dan catatan waktu saya, karena kami tak tertinggal jauh," ujarnya.
"Kami menjalani uji coba yang baik dan dapat pondasi yang solid pula. Kami harus fokus pada area ini, dan memahami apakah kami bisa meningkatkan performanya dengan setup atau tidak. Kami pun punya tiga hari uji coba lanjutan untuk menemukan jawabannya," lanjut pembalap berusia 23 tahun ini.
Dalam wawancara yang sama, Mir juga membicarakan perangkat start atau holeshot device terbaru yang mulai dipakai oleh para rival. Perangkat ini pertama kali dipakai Ducati pada pertengahan 2019, namun hanya fokus pada bagian depan motor. Tahun ini, holeshot device pun diterapkan pada bagian depan dan belakang motor.
Tak Cemas Lihat Holeshot Device Para Kompetitor
Mir mengaku Suzuki baru memiliki holeshot device bagian depan, belum mengembangkan perangkat pada bagian belakang motor. Uniknya, rider yang juga juara dunia Moto3 2017 ini tak cemas. Menurutnya, Suzuki harus mengamati pergerakan lawan. Jika perangkat itu berfungsi baik, maka ada baiknya mereka mengembangkan perangkat versi mereka sendiri.
"Ini adalah alat yang jika dipakai orang lain dan berfungsi baik, maka kami harus mendorong Suzuki untuk memakai juga. Saat ini, saya tak tahu perangkat ini bekerja dengan baik atau tidak, namun saya ingat Ducati lah yang pertama memakainya dan saya juga ingat kami mendapatkan alat yang sama beberapa balapan kemudian," kisahnya.
"Jadi, saya rasa, untuk kasus ini, kami harus menunggu. Saat ini kami tak memakainya (depan dan belakang), namun perangkat start kami bekerja dengan baik dan performanya juga bagus. Namun, berada di MotoGP berarti Anda harus terus maju, dan jika kami membutuhkannya, kami akan melakukannya," pungkas Mir.
Sumber: Crashnet
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Tercepat Ke-20 pada Hari Kedua Uji Coba, Valentino Rossi Akui Tak Cukup Cepat
- Makin Solid di Uji Coba Qatar, Jack Miller Puas Performa Fairing Baru Ducati
- Tercepat pada Hari Kedua Uji Coba Qatar, Fabio Quartararo Belum Senyaman 2019
- Cal Crutchlow Disindir Jorge Lorenzo usai Jatuh, Jack Miller-Aleix Espargaro Membela
- Fabio Quartararo Tercepat pada Hari Kedua Uji Coba Pramusim MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






