Johann Zarco: Saya Tanda Tangani Kontrak Ducati, Bukan Avintia
Anindhya Danartikanya | 7 Desember 2019 11:40
Bola.net - Johann Zarco akhirnya mengonfirmasi bahwa ia akan bergabung dengan Reale Avintia Racing di MotoGP 2020. Meski belum ada pengumuman resmi, Zarco mensinyalir bahwa kontraknya akan terikat langsung dengan Ducati Corse.
Hal ini ia sampaikan kepada media Prancis, Moto Journal, pada Kamis (5/12/2019) lalu. Zarco pun mengaku bahwa General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna lah yang merayunya untuk bernaung di bawah bendera pabrikan asal Italia tersebut.
"Memang sebuah fakta bahwa Gigi berkata bahwa saya bisa menaruh percaya padanya, yang memutuskan bahwa saya harus bergabung dengan Avintia tahun depan," ungkap Zarco, yang merupakan juara dunia Moto2 2015-2016.
Disarankan Percaya pada Gigi Dall'Igna
Bukan rahasia lagi bahwa Zarco sebenarnya sempat menolak tawaran dari Avintia untuk bergabung, namun ketika mendengar penolakan Zarco, para petinggi Ducati Corse pun segera turun tangan untuk meyakinkannya.
Ducati Corse kabarnya menawarkan paket teknis yang jauh lebih menjanjikan ketimbang paket motor yang tadinya akan diberikan kepada Karel Abraham. Atas alasan inilah Zarco akhirnya mau bergabung dengan Ducati meski harus berseragam Avintia.
"Mengingat saya meragukan skill Avintia, saya menemui mantan crew chief saya, Massimo Branchini. Massimo bilang, saya harus percaya pada Gigi. Gigi lah yang akan mengatur pencarian crew chief yang baik untuk saya," kisah Zarco.
Ogah Bertarung di Luar 10 Besar
Pebalap berusia 29 tahun ini pun dengan blak-blakan menyatakan bahwa ia menandatangani kontrak langsung dari Ducati Corse, bukan dengan Avintia. Ia juga menyebut bahwa ia takkan lagi mau bertarung di luar 10 besar.
"Saya tak merasa diri saya tanda tangan dengan Avintia, melainkan dengan Ducati. Target saya untuk 2020 bukanlah untuk bertarung di luar 10 besar, melainkan tujuh besar, dan masuk tim pabrikan pada 2021," tutupnya.
Zarco meraih enam podium saat membela Monster Yamaha Tech 3 di MotoGP 2017-2018, namun performanya turun drastis usai bergabung dengan Red Bull KTM Factory Racing tahun ini dan meminta kontraknya diputus setahun lebih awal.
Baca Juga:
Mengapa Fabio Quartararo Batal Turun di Sepang 8 Hours 2019?
Crutchlow Sebut Lorenzo Bakal Lebih Kompetitif Jika Bertahan di Honda
Ubah Pola Latihan, Alex Marquez Tetap Profesional Meski Setim dengan Kakak
Valentino Rossi: MotoGP 2020 Bakal Jadi Tahun Krusial Yamaha
Crutchlow: Pensiun Karena Cedera? Saya Bukan Lorenzo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













