Jorge Lorenzo Akui Tak Mau Balapan Lagi Sejak Jatuh di Assen
Anindhya Danartikanya | 14 November 2019 22:36
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, tampak cukup emosional saat mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari MotoGP dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Kamis (14/11/2019). Pebalap berusia 32 tahun ini mengaku sudah mulai kepikiran untuk pensiun tepat saat dirinya kecelakaan hebat di Assen, Belanda, Juni lalu.
Dalam jumpa pers tersebut, mayoritas pebalap Moto3, Moto2, dan MotoGP hadir, didampingi para petinggi pabrikan peserta di kelas tertinggi. Lorenzo pun berterima kasih kepada semua orang yang memenuhi undangannya untuk mendengarkan penjelasan soal alasannya pensiun.
"Saya selalu yakin ada hari-hari signifikan bagi seorang pebalap. Yang pertama adalah balapan pertamanya, yang kedua adalah kemenangan perdananya, dan kemudian gelar dunia pertamanya. Tak semua orang bisa jadi juara dunia, tapi beberapa dari kami berhasil. Setelahnya, adalah hari di mana ia pensiun," ujarnya via MotoGP.com.
"Seperti yang Anda tahu, saya di sini mengumumkan bahwa hari itu telah datang bagi saya. Ini akan jadi balapan terakhir saya di MotoGP, dan saya akan pensiun sebagai pebalap profesional," ungkap Lorenzo, yang mengalami cedera keretakan tulang belakang T6 dan T8 akibat kecelakaan di Assen.
Penuhi Impian Jadi Rider Repsol Honda, Tapi...
Lorenzo pun mengaku sempat mendapat semangat baru saat akhirnya membubuhkan tanda tangannya di atas kontrak Repsol Honda pada pertengahan 2018, mengingat tim ini merupakan tim paling prestisius dalam sejarah Grand Prix motor dunia. Sayangnya, cedera terus menderanya.
"Saya merengkuh impian semua pebalap, yakni menjadi pebalap Repsol Honda. Sayangnya, cedera berdatangan, yang sangat memengaruhi hasil dan performa saya, hingga saya tak bisa tampil kompetitif dan cepat dengan kondisi fisik yang normal," ungkapnya.
Selain cedera, Lorenzo juga menyebut bahwa motor RC213V tak pernah terasa alami bagi gaya balapnya. Motor yang sangat agresif dan sangat bertenaga justru tak cocok dengan gaya balapnya yang dikenal halus, hingga ia tak bisa tampil kompetitif seperti yang ia mau.
"Saya tak pernah hilang hasrat, selalu kerja keras, mengira ini hanya soal waktu sampai semua membaik. Tapi saat saya mulai melihat titik terang, kecelakaan di uji coba Montmelo terjadi. Beberapa hari kemudian, kembali kecelakaan buruk di Assen, yang Anda semua tahu konsekuensinya," tutur Lorenzo.
Sadari Semua Tak Lagi Sepadan
Lorenzo pun akhirnya menyadari bahwa semua usahanya menjinakkan Honda tak sepadan, yakni tepat ketika ia dibantu petugas trek untuk bangkit dari gravel usai kecelakaan di Assen terjadi. Sejak itu, Lorenzo tak mau balapan lagi, namun akhirnya memutuskan untuk mencoba sampai akhir musim.
"Saya harus akui, saat saya berguling-guling di gravel dan kemudian berdiri, saya bilang pada diri sendiri, 'Oke, Jorge. Apakah ini memang layak diperjuangkan? Setelah semua apa yang kaudapatkan, apakah kau mau tetap menderita?' Sejak itu saya pun tak mau balapan lagi," pungkas Lorenzo.
Selama berkarier di ajang Grand Prix, Lorenzo sukses meraih lima gelar dunia, yakni dua di GP250 dan tiga di MotoGP. Selain itu, ia juga mengoleksi 152 podium, 68 kemenangan, dan 69 pole.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


