Jorge Lorenzo: Bela Aprilia Bisa Seperti Dani Pedrosa dan KTM
Anindhya Danartikanya | 1 November 2020 21:10
Bola.net - Jorge Lorenzo memang lebih mengutamakan kans bertahan sebagai test rider Yamaha di MotoGP 2021, namun ia juga tak memungkiri bahwa opsi menjadi test rider Aprilia tak kalah menarik. Hal ini ia sampaikan via Diario AS, Jumat (30/10/2020), menyusul kabar Andrea Dovizioso dan Yamaha tengah berdiskusi soal jabatan yang sama.
Lorenzo sendiri bukan orang asing bagi Aprilia, yang seperti Derbi, merupakan anak perusahaan Piaggio Group. Pada 2002, 2003, dan 2004, Lorenzo membela Derbi di kelas GP125, mengoleksi sembilan podium dan empat kemenangan. Usai mampir setahun di Honda, Lorenzo pun kembali ke Piaggio Group lewat Aprilia.
Bersama pabrikan asal Noale, Italia, itu, Lorenzo sukses merebut dua gelar dunia GP250 pada 2006 dan 2007, yakni prestasi mentereng yang uniknya membuat Lorenzo digaet oleh Yamaha untuk diturunkan di MotoGP 2008. Memori masa lalu yang manis inilah yang mendukung Lorenzo tertarik menjadi test rider Aprilia tahun depan.
Awali Karier dengan Derbi, Juara Dunia Bareng Aprilia
"Saya memulai karier dengan Piaggio Group, karena Derbi anak perusahaan mereka dan saya masuk ke kejuaraan dunia bersama mereka, memenangi banyak balapan. Kemudian, saya pergi ke Aprilia dan meraih dua gelar dunia pertama saya. Jadi, saya punya kisah pemenang bersama Aprilia dan bakal menyenangkan jika bisa bekerja sama kembali," ujar Lorenzo.
Lorenzo yakin ia bakal merasa canggung jika pindah ke Aprilia. Namun, ia juga menyadari, pengalaman segudang yang ia miliki di MotoGP bisa jadi aset berharga bagi Aprilia, yang kembali ke kelas para raja sejak 2015 namun belum sekalipun naik podium. Ia yakin, kerja samanya dengan Aprilia bisa seperti Dani Pedrosa dan KTM.
"Aprilia opsi yang kurang nyaman karena Yamaha lebih alami untuk saya. Tapi jika kerja sama ini membantu Aprilia meningkatkan performa, maka proyek ini bakal jauh lebih menarik, bisa seperti Dani Pedrosa dan KTM. KTM mendengarkan Dani dan hasilnya terlihat jelas, sementara peningkatan di Yamaha tak terlalu terlihat," tutur Lorenzo.
Tekad Bantu Andrea Iannone
Di lain sisi, Lorenzo juga yakin ia bisa berperan lebih dari sekadar test rider di Aprilia. Menurut Lorenzo, jika Andrea Iannone dinyatakan tak bersalah dalam kasus doping yang ia sedang alami dan dibebaskan dari segala hukuman, ia bisa menjadi pelatih balap The Maniac.
Meski dulu kerap cekcok, kedua rider ini belakangan memang telah memperbaiki hubungan mereka, dan Lorenzo yakin Iannone merupakan salah satu rider dengan talenta tinggi di MotoGP. Atas alasan inilah Lorenzo bertekad membantu rider Italia tersebut.
"Saya merasa bisa memberikan bantuan besar kepada Andrea jika mereka mengizinkannya untuk balapan tahun depan. Kami sama-sama tinggal di Lugano, dan saya bisa memberinya tuntunan atau menjadi pelatih balapnya. Saya ingin membantunya mengeluarkan performa yang lebih baik agar makin cepat," pungkas Lorenzo.
Sumber: Diario AS
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
Andrea Dovizioso dan Yamaha, Akankah 'Bisnis' Lama Bersemi Kembali?
MotoGP Portugal Terancam Batal Usai 14 Orang Positif Covid-19 di Formula 1
Bukan Sekadar 'Sultan MotoGP': Tito Rabat, Pembalap yang Kegigihannya Terlupakan
Petronas Percaya Franco Morbidelli Juga Bisa Juarai MotoGP 2020
Suzuki Tolak Team Order, Cuma Minta Joan Mir-Alex Rins Saling Hormat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




