Jorge Lorenzo: Honda Takkan Tersesat Andai Gaet Dani Pedrosa Jadi Test Rider
Anindhya Danartikanya | 15 September 2023 14:00
Bola.net - Lima kali juara dunia sekaligus MotoGP Legend, Jorge Lorenzo, mengaku prihatin melihat keterpurukan yang dialami Honda di MotoGP 2023. Ia pun yakin, andai mempertahankan Dani Pedrosa dan menjadikannya test rider, Honda takkan tersesat dalam melakukan pengembangan motor.
Musim ini, Honda memang sempat menang di MotoGP Austin lewat Alex Rins. Namun, di trek lain, keempat rider mereka kompak terseok-seok karena RC213V sulit dijinakkan. Tak hanya sulit meraih hasil baik dalam balapan, mereka juga kerap mengalami kecelakaan sehingga kerap cedera pula.
Lorenzo sendiri pernah membela Repsol Honda pada 2019 dan merasakan sendiri betapa sulitnya RCV dijinakkan. Lewat DAZN, ia mengaku yakin Honda takkan mengalami keterpurukan seperti ini andai merayu Pedrosa bertahan di lingkup mereka usai ia pensiun dari kompetisi pada akhir 2018.
Honda Bakal Jauh Lebih Baik Bareng Dani Pedrosa

Seperti yang diketahui, Pedrosa dikenal sebagai rider yang paling setia kepada Honda. Selama berkarier di Grand Prix, ia tak pernah membela pabrikan lain, bahkan selalu membela Repsol Honda di MotoGP. Namun, usai pensiun, ia secara mencengangkan pindah ke KTM sebagai test rider.
"Dalam situasi yang sama seperti yang dihadapi Honda selama 4-5 tahun terakhir, termasuk cedera Marc Marquez, saya yakin Honda bakal jauh lebih baik jika mereka punya Dani sebagai test rider," ungkap Lorenzo seperti yang dikutip oleh Crash.net pada Kamis (14/9/2023).
Lorenzo yang juga merupakan rival bebuyutan Pedrosa, tahu betul soal kekuatan sang tiga kali juara dunia. Semua kemampuan dan talentanya usai pensiun pun kini tertuang pada motor RC16 milik KTM, yang kini menjadi salah satu pabrikan yang konsisten mengancam dominasi Ducati.
Dani Pedrosa Rider Supersensitif

"Apa yang Dani lakukan sepanjang kariernya sangatlah menakjubkan. Saya tak pernah melihat rider semungil dia meraih begitu banyak kemenangan di MotoGP. Hal itu sebelumnya tak pernah terjadi, dan ini membuktikan teknik yang harus ia kembangkan," tutur Lorenzo.
"Pada level teknis dan level sensasi, Pedrosa adalah rider yang supersensitif, yang banyak membantu Anda memahami komponen mana yang tepat dan mana yang salah. Ia membuktikan itu di KTM, sementara Honda sangat tersesat ketika ia pergi," pungkas eks rider Yamaha ini.
Tak hanya mumpuni sebagai test rider, Pedrosa juga terbukti masih kompetitif. Saat menjalani wildcard-nya yang kedua musim ini di Seri San Marino, ia finis keempat usai memberi tekanan kepada Pecco Bagnaia, yang berstatus juara dunia bertahan, sampai lap terakhir sprint race dan main race.
Sumber: DAZN, Crashnet
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





