Jorge Lorenzo: Honda-Yamaha Terpuruk Karena Tak Punya Test Rider Tangguh
Anindhya Danartikanya | 14 Juli 2023 15:12
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, menyatakan bahwa salah satu alasan Honda dan Yamaha terpuruk musim ini adalah fakta bahwa mereka tak memiliki test rider yang tangguh. Akibatnya pengembangan motor tak bisa cepat menemukan arah yang tepat.
Usai delapan seri, Honda baru sekali naik podium di sprint race lewat Marc Marquez dan sekali menang di main race lewat Alex Rins. Yamaha baru sekali podium di sprint race dan main race lewat Fabio Quartararo. Rider pabrikan Jepang terbaik di klasemen saat ini adalah Quartararo di peringkat 9.
Di lain sisi, pabrikan Eropa seperti Ducati, KTM, dan Aprilia jauh lebih perkasa. Seluruh ridernya bertarung di papan atas dan meraih bejibun trofi. Lewat GPOne, Kamis (13/7/2023), Lorenzo mengaku takjub soal ini, tetapi juga prihatin soal situasi buruk yang dialami Honda dan Yamaha.
Para Test Rider Tidak Sensitif

"Ini era pabrikan Eropa, bukan lagi era pabrikan Jepang. Entah seberapa lama tren ini akan berlangsung. Saya rasa, baik Honda maupun Yamaha tak punya test rider yang benar-benar sensitif untuk mengembangkan motor yang benar-benar bisa dikendarai untuk semua orang," ujar Lorenzo.
Pria asal Spanyol ini juga mengklaim Honda tadinya mempertimbangkan segala masukannya ketika bekerja sama pada 2019 lalu. Apalagi kala itu Honda sudah dikenal sebagai motor yang sangat agresif. Sayangnya, semua terhenti akibat Lorenzo kecelakaan hebat di Assen, Belanda, dan cedera punggung sampai pensiun.
"Dulu, Honda mendengarkan saya. Saya pergi ke Jepang untuk melakukan beberapa pekerjaan dan membuat beberapa perubahan. Namun, saya jatuh dan cedera parah di Assen. Tanpa kecelakaan itu, saya pasti lanjut dengan Honda dan motor yang lebih cocok dengan karakter saya," ungkapnya.
Takkan Mudah Kalahkan Ducati

Lorenzo juga yakin Honda dan Yamaha bakal butuh waktu lama untuk bangkit dari keterpurukan. Apalagi jika melihat dominasi Ducati selama dua musim terakhir. Ducati sendiri juga butuh waktu selama satu dekade untuk kembali ke papan atas, yakni setelah menggaet Gigi Dall'Igna.
"Mengalahkan Ducati tak bisa dilakukan dalam semalam. Anda harus tetap tenang, memahami apa yang harus dipertahankan dan apa yang harus diubah pada motor. Gigi telah melakukan pekerjaan dengan hebat sejak 2014. Secara perlahan, ia menjadikan Ducati motor terbaik, tetapi itu butuh waktu lama," tutup Lorenzo.
Pensiun pada akhir 2019, Lorenzo pernah menjadi test rider Yamaha pada 2020, sebelum didepak dan digantikan oleh Cal Crutchlow. Saat ini, Stefan Bradl memegang peran sebagai test rider utama Honda, dibantu Tetsuta Nagashima sebagai test rider mereka di Jepang.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

