Jorge Lorenzo Maklumi Kritik Tajam Maverick Vinales
Anindhya Danartikanya | 17 Juni 2019 14:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengaku dapat menerima reaksi keras dan kritikan tajam Maverick Vinales, salah satu rider yang tertabrak pada Lap 2 MotoGP Catalunya, Spanyol, pada Minggu (16/6). Kepada Crash.net, lima kali juara dunia ini menyebut reaksi Vinales sangat wajar.
Lorenzo yang ada di posisi 4, menyalip Vinales saat masuk Tikungan 10, dan saat melihat ruang di sisi dalam Andrea Dovizioso, ia berusaha memanfaatkannya. Sayang, ban depannya justru selip hingga ia terjatuh. Ia pun menyeret Dovizioso, Vinales, dan Valentino Rossi keluar lintasan hingga keempatnya gagal finis.
Uniknya, keempat rider ini 'kompak' menyebut Tikungan 10 punya karakter yang mengecoh hingga sangat mudah bagi seorang rider melakukan kesalahan. Meski begitu, Dovizioso, Vinales, dan Rossi sama-sama kecewa karena Lorenzo terlalu bersemangat memperbaiki posisi saat balapan baru berjalan dua lap.
"Tikungan macam ini bisa menciptakan banyak masalah di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Ada banyak opini. Opini saya, desain tikungan menciptakan kecelakaan macam ini dan kita sudah sering lihat Hari ini saya tak terlalu memperhatikannya. Apalagi pada lap-lap pertama seharusnya saya lebih hati-hati mengeksekusi tikungan macam ini," ungkap rider tuan rumah ini.
Rossi Punya Opini Senada
Vinales pun paling vokal dalam mengungkapkan rasa kecewa. Ia menyebut Por Fuera layak diberi hukuman berat, yakni start dari posisi terbuncit di MotoGP Assen, Belanda pada 30 Juni. Meski begitu, Lorenzo memakluminya, mengingat ia bereaksi serupa saat ditabrak Andrea Iannone di tempat yang sama pada 2016 lalu.
"Saya paham reaksi Maverick, karena hal serupa pernah terjadi pada saya dan saya bereaksi sama. Jadi saya sangat memaklumi reaksinya. Tapi saya bersyukur Vale kurang lebih sependapat dengan saya. Saya juga bicara dengan Dovi. Ia menerima maaf saya dengan baik, namun jelas maaf saja takkan cukup," ujarnya.
Janji Belajar dari Kesalahan
Lorenzo pun berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran demi menghindari kesalahan serupa di masa depan, meski takkan bisa mengubah kenyataan bahwa ia merugikan Dovizioso, Vinales, dan Rossi.
"Saya bisa maklumi reaksi mereka. Saya juga pernah bereaksi buruk di masa lalu saat hal ini terjadi pada saya. Beginilah dunia balap. Saya akan coba belajar dari kesalahan menghadapi tikungan macam ini di masa depan. Saya tak bisa mengubah masa lalu. Sekali lagi saya meminta maaf kepada mereka," pungkasnya.
Lorenzo, yang saat ini duduk di peringkat 15 pada klasemen pebalap dengan koleksi 19 poin, akan kembali turun lintasan dalam uji coba pascabalap yang juga digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Senin (17/6).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



