Jorge Lorenzo Ogah Disalahkan Sepenuhnya Soal Performa Buruk di Portimao
Anindhya Danartikanya | 4 November 2020 15:48
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, akhirnya buka suara soal kritikan tajam yang mengarah padanya usai tertinggal 3 detik dari test rider Ducati, Michele Pirro, dalam uji coba MotoGP Portimao, Portugal, awal Oktober. Lewat Diario AS, Lorenzo pun menyatakan semua ini terjadi bukan karena dirinya sudah 'habis'.
Saat tiba di Portimao, Lorenzo mengaku tak sakit hati Yamaha tak pernah lagi memberinya kesempatan mengendarai YZR-M1 sejak uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, pada Februari. Menyadari dirinya sudah delapan bulan tanpa naik motor itu, Lorenzo pun langsung menurunkan ekspektasinya di Portimao.
Usai performanya yang lamban itu jadi sorotan, Lorenzo dapat banyak tuduhan bahwa dirinya tak cukup rajin latihan. Meski mengakui kehebatan Lorenzo di atas YZR-M1, Valentino Rossi bahkan meminta lima kali juara dunia itu untuk tetap banyak latihan di atas motor jenis lain. Agar kondisi fisiknya tetap prima.
Kesalahpahaman antara Lorenzo dan Yamaha
Lorenzo pun menyatakan ada kesalahpahaman di balik semua ini. Rider Spanyol ini mengaku Yamaha sempat berkata padanya bahwa ia takkan ditugaskan berkendara lagi sampai akhir 2020. Atas alasan ini, Lorenzo pun menurunkan intensitas latihannya. Nyatanya, ia diminta turun di Portimao secara mendadak.
"Pada Juni, saat Covid-19 sedang buruk-buruknya, Yamaha memberitahu saya bahwa saya takkan uji coba lagi. Jadi saya juga mengurangi intensitas latihan saya, karena saya juga tak tahu apa yang akan saya lakukan tahun depan. Toh jika lanjut jadi test rider Yamaha, saya juga takkan uji coba sampai Februari," ujar Lorenzo, Jumat (30/10/2020).
"Yamaha pun bilang ternyata ada uji coba di Portimao, demi persiapan balapan di sana. Saya pun kembali berlatih sekeras mungkin. Namun, waktunya memang mepet dan saya pun tak tiba dalam kondisi terbaik. Yang lebih kacau lagi, selama delapan bulan saya tak dapat kans naik motor MotoGP, yakni motor yang sangat ekstrem," lanjutnya.
Aklimatisasi, Trek Sulit, Tim Dadakan, dan Motor Lama
Delapan bulan tak naik M1, Lorenzo tak malu-malu mengakui bahwa ia kehilangan refleks yang biasa ia miliki. Namun, ia juga yakin semua refleks itu akan kembali andai Yamaha memberinya masa adaptasi usai lama tak berkendara, atau andai Yamaha memberinya tugas uji coba lebih sering seperti pabrikan lain.
Selain itu, Lorenzo juga menyatakan bahwa dirinya belum pernah berkendara di Portimao. Tim uji coba yang didatangkan juga ditentukan dalam waktu singkat dan harus cepat-cepat pergi ke MotoGP Prancis. Terlebih, Yamaha tetap ogah memberinya M1 versi 2020.
"Demi kembali tampil maksimal di MotoGP, Anda jelas butuh beberapa hari 'aklimatisasi', tak peduli apakah nama Anda Lorenzo, Rossi, atau Marquez. Selain itu, Portimao juga trek yang sulit dan tak biasa, tim yang datang juga ditentukan pada menit-menit terakhir, pakai motor lama... Atas alasan ini, kami jadi sulit kompetitif," tutupnya.
Sumber: Diario AS
Video: Franco Morbidelli Menangi MotoGP Teruel, Duet Suzuki Naik Podium Lagi
Baca Juga:
'Yamaha Tak Perlu Cemas Rossi-Morbidelli Bakal Seperti Rossi-Lorenzo'
Eks Tandem Marc Marquez Kembali, Ini Daftar Rider Moto2 dan Moto3 2021
3 Pembalap Grand Prix yang Rebut Gelar Dunia Tanpa Kemenangan
Marc Marquez Batal Comeback di MotoGP Eropa, Stefan Bradl Masih Berlaga
Siap Rebut Gelar MotoGP, Franco Morbidelli Tekad Agresif di Valencia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



