Jorge Lorenzo Pede Masih Garang di MotoGP, Bantah Merapat ke Ducati
Anindhya Danartikanya | 26 Juni 2020 13:55
Bola.net - Jorge Lorenzo membantah gosip kembali didekati General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, untuk dijadikan rencana cadangan jika Andrea Dovizioso hengkang dari Ducati Team MotoGP tahun depan. Hal ini ia sampaikan dalam sesi 'A Sit Down With' di MotoGP.com bersama Dani Pedrosa pada Kamis (25/6/2020).
Negosiasi antara Dovizioso dan Ducati memang diakui Dall'Igna sedang mengalami jalan buntu akibat sulitnya menemukan kecocokan soal besaran gaji. Akibat pandemi virus corona, Ducati seperti tim lainnya, mengalami krisis finansial dan bertekad menurunkan gaji Dovizioso dari 6 juta euro ke 3 juta euro saja per musim.
Meski begitu, Dovizioso diketahui menolak, mengingat ia merupakan runner up selama tiga musim terakhir. Atas alasan inilah negosiasi dihentikan sementara, hingga spekulasi-spekulasi lain menjadi bermunculan, salah satunya adalah gosip bahwa Dall'Igna kembali mendekati Lorenzo, anak kesayangannya sejak 2002.
Bantah Jalani Negosiasi dengan Gigi Dall'Igna

Pernah bekerja sama lewat Derbi di GP125 pada 2002-2004, Lorenzo dan Dall'Igna kembali bersatu di Aprilia pada 2006 dan 2007, dan sukses merebut dua gelar dunia GP250. Mereka pun kembali bekerja sama di Ducati pada 2017 dan 2018, namun harus berpisah sebelum mampu meraih kesuksesan.
"Memang benar saya punya hubungan baik dengan Gigi. Kami menang bersama di Derbi, meraih dua gelar dunia bersama di Aprilia, dan kami saling sangat membutuhkan. Kami punya hubungan yang manusiawi. Ia menelepon saya untuk mengucapkan selamat ulang tahun," ujar Lorenzo.
"Kami bicara soal hidup, keluarga, dan tak ada yang lain. Tak ada pembicaraan profesional, tak ada yang spesial. Saya sendiri sangat senang dengan hidup saya sekarang, saya bisa melakukan apa pun yang tadinya tak bisa saya lakukan," ujar lima kali juara dunia ini.
Akui Tak Dapat Tawaran Apa pun
Di lain sisi, Lorenzo yang kini sudah pulih benar dari cedera punggung berkepanjangan, meyakini dirinya masih bisa kompetitif jika mendapatkan motor yang tepat. Ia bisa melihat potensinya ini setelah menjabat sebagai test rider Yamaha dan menjalani uji coba di Sepang, Malaysia, awal Februari lalu.
"Dalam usia 33 tahun, saya masih merasa bisa menang dengan 'senjata' yang tepat. Untuk saat ini, 'panggilan' itu belum datang. Hanya dua opsi: Yamaha, yang tampaknya sudah menandatangani kontrak dengan empat pebalapnya, dan Ducati," ungkap rider asal Palma de Mallorca, Spanyol ini.
Meski begitu, Lorenzo pun menyatakan prioritasnya saat ini adalah bertahan sebagai test rider Yamaha pada 2021. "Jika tawaran untuk balapan tak datang, saya bakal tetap bahagia dengan kehidupan saya. Saya ingin melanjutkan tugas saya di Yamaha yang belum bisa kami lakukan akibat pandemi virus corona," pungkasnya.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
- Franco Morbidelli: Setim Bareng Valentino Rossi Bakal Jadi Kisah yang Indah
- Fabio Quartararo: Wajar Jika Pol Espargaro Setim dengan Marc Marquez
- Quartararo: Sempurna Jika Rossi Balapan Sampai Usia 50 Tahun
- Fabio Quartararo Tak Mau Jemawa Dianggap 'Anti-Marquez'
- Kembali ke Eropa, Jack Miller Langsung Latihan Bareng Alex Rins di Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





