Jorge Lorenzo Puji Cara Pecco Bagnaia Terima Nasib Jadi Tandem Marc Marquez, Sebut Tak Pernah Menyerah
Anindhya Danartikanya | 3 Juli 2025 13:05
Bola.net - MotoGP Legend, Jorge Lorenzo, memuji cara dan sikap Pecco Bagnaia dalam menerima nasib sebagai tandem Marc Marquez. Berduet di Ducati Lenovo Team, Bagnaia sering diasapi Marquez, tetapi dinilai Lorenzo tak pernah menyerah karena terus mencoba beradaptasi dengan karakter motor Desmosedici GP25.
Dalam 10 seri pertama, Bagnaia meraih 5 podium Sprint dan 6 podium Grand Prix. Namun, ia baru sekali menang, yakni di MotoGP Austin, usai Marquez jatuh saat memimpin. Bagnaia blak-blakan mengaku terkendala performa ban depan yang selalu drop setelah 6-7 lap pertama di setiap balapan.
Di lain sisi, Marquez tak punya kendala berarti sehingga konsisten meraih kemenangan. Situasi ini bikin Marquez menjadi kandidat juara terkuat musim ini, dan sedang memimpin klasemen dengan 307 poin. Bagnaia pun berada di peringkat ketiga dengan ketertinggalan 126 poin dari rekan setimnya tersebut.
Maklumi Kekecewaan Pecco Bagnaia, Tapi Kagum Karena Gigih

Kepada GPOne, Rabu (2/7/2025), Lorenzo yang kini menjadi pundit di DAZN dan siniar 'Dura La Vita', mengaku memaklumi rasa kecewa Bagnaia yang sulit menyamai kecepatan Marquez. Namun, menurutnya, Bagnaia juga tak pernah menyerah, dan terus mencari solusi agar lebih kompetitif.
"Secara psikis, Anda selalu merasa lebih kuat dan percaya diri saat jadi yang tercepat, atau setidaknya selevel dengan yang tercepat. Seperti yang saya alami saat melawan Casey Stoner, Marquez, atau Valentino Rossi. Ketika Anda merasa inferior, tak mudah tetap percaya diri dan merasa aman," ujarnya.
"Menurut saya, Bagnaia menanganinya cukup baik. Ia tidak menyerah dan setidaknya tetap mencoba. Namun, memang tidak mudah untuk tetap dekat dengan sosok fenomenal seperti Marquez, yang saat ini terbukti unggul dalam hampir semua aspek," lanjut lima kali juara dunia ini.
Jorge Lorenzo Sebut Pecco Bagnaia Punya Gaya Balap yang Mirip dengannya
Menurut Lorenzo, Bagnaia harus luwes beradaptasi dengan DNA GP25 alih-alih memaksa motor itu beradaptasi dengan gaya balapnya. Hal ini dilakukan Lorenzo ketika membela Ducati pada 2017-2018. Pada 1,5 musim pertama, Lorenzo sangat kesulitan. Namun, ketika mendapatkan kecocokan, ia langsung ikut memperebutkan kemenangan.
"Pecco suka mengontrol segalanya, baik di dalam maupun luar trek, dan saat ini ia tak percaya diri dengan bagian depan motornya. Dengan gaya balapnya, dia butuh rasa percaya diri tinggi terhadap ban depan. Sementara Marquez, berkat kemampuan aksi 'save', terbiasa berkendara tanpa kepercayaan diri penuh dan tidak terlalu menderita karenanya," tuturnya.
"Gaya balap Bagnaia agak mirip dengan saya, Max Biaggi, atau Luca Cadalora, yang butuh motor sangat stabil. Sementara itu, pembalap seperti Marquez atau Stoner tetap bisa melaju kencang meski motornya memiliki banyak kekurangan," pungkas Lorenzo, yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2019 lalu.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Profil Sirkuit Silverstone, Akankah Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bareng Ferrari di Formula 1 Inggris 2025?
Gigi Dall'Igna Takjub Marc Marquez Tetap Profesional Buru Kemenangan MotoGP Belanda Meski Tidak 100% Fit
Maverick Vinales Pede Bisa Jadi Pembalap Pertama yang Menang Bareng 4 Motor Berbeda di MotoGP, Tapi Ada Syaratnya
Maverick Vinales Ngaku Harus Kembalikan Gaji Rp324 M ke Yamaha, Tapi Kini Bahagia di KTM
Tolak Gabung Ducati Jadi Penyesalan Terbesar Maverick Vinales di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Bradley Barcola Sengaja Tunda Kepindahannya ke Liverpool, Kenapa?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 20:00
-
Tinggalkan Juventus, Jonathan David Merapat ke Spanyol?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 19:30
-
Ketimbang Beli Bek Kiri Baru, MU Buka Peluang Orbitkan Bek Muda Ini
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 19:00
-
Ketimbang Nganggur, Chelsea Jual Strikernya ke Klub Jerman Ini
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:30
-
Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:00
-
Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:30
-
Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:22
-
Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:11
-
Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 17:00
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



