Jorge Lorenzo Ragu Marc Marquez Dominasi MotoGP Bareng Ducati, Punya 3 Alasan
Anindhya Danartikanya | 5 Maret 2024 15:07
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, masih meragukan potensi Marc Marquez bersama Ducati dan Gresini Racing di MotoGP 2024. Lorenzo tak yakin Marquez bakal dominan dan memenangkan banyak balapan, usai melihat performanya yang angin-anginan selama tes pramusim.
Pada tes pascamusim di Valencia pada November 2023, yakni kans perdananya mengendarai Desmosedici GP23, Marquez secara mengejutkan langsung menduduki posisi 4. Hal ini membuat banyak pihak, termasuk rival-rivalnya sendiri, meyakini bahwa rider Spanyol itu akan tampil menggebrak pada 2024.
"Pada tes pertamanya di Valencia, debutnya bersama Ducati sangat impresif, sampai semua orang berpikir Marc akan memenangkan semua balapan. Namun, saya rasa takkan seperti itu. Di Sepang, ia dapat beberapa kesulitan, dan saya punya beberapa pertanyaan soal Marc tahun ini," ujar Lorenzo via MotoGP.com, Jumat (1/3/2024).
Sebut Marc Marquez Masih Pakai Gaya Balap Honda

Marquez memang mengalami beberapa sandungan di tes pramusim Malaysia dan Qatar pada Februari lalu. Meski berakhir di posisi 6 dan 4 di masing-masing tes, ia kerap mengalami kendala teknis. Ia bahkan mengakui masih harus belajar mencari cara berkendara yang baik untuk meraih ritme konsisten di simulasi balap.
"Pertama, seberapa banyak waktu yang ia butuhkan untuk memahami Ducati? Tampaknya ia masih belum memahami cara mengendarai motor itu. Ia masih mengendarainya seperti motor Honda. Percakapannya dengan Pecco (Bagnaia) [di Instagram MotoGP] membuktikan hal ini," ungkap Lorenzo.
Pertanyaan kedua Lorenzo pun seputar perbedaan Desmosedici GP23 dan GP24. Pasalnya, para rider Ducati yang mendapatkan GP24, yakni Bagnaia, Jorge Martin, dan Enea Bastianini, kompak menyatakan motor baru tersebut jauh lebih baik ketimbang GP23. Ini bisa jadi kabar buruk bagi Marquez.
Tak Yakin Lengan Marc Marquez Sudah Pulih Betul

"Seberapa besar evolusi motor itu dalam setahun? Tampaknya perbedaannya cukup besar. Jorge dan Pecco bukan rider yang buruk, dua di antara yang terbaik. Jika motor mereka lebih baik daripada motor Marc, yang pengalamannya lebih sedikit dari mereka di atas Ducati, ini bakal jadi kunci penting," tutur Lorenzo.
Rider yang pensiun pada akhir 2019 ini juga masih ragu soal kondisi lengan kanan Marquez yang patah pada pertengahan 2020. Setelah dioperasi empat kali, Marquez menyatakan lengannya kini sudah jauh lebih baik dan tak lagi sakit. Namun, Lorenzo yakin hal ini masih harus dibuktikan lebih jauh bersama Ducati.
"Ketiga adalah soal kondisi fisiknya. Apakah lengannya sudah pulih betul? Atau butuh waktu untuk mencapai kondisi maksimal? Apakah ia takkan pernah jadi orang yang sama lagi? Saya rasa soal ini, hanya Marc dan tim pribadinya yang tahu," tutup Lorenzo, yang menjadi rekan setim Marquez di Repsol Honda pada 2019 lalu.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Setia pada Tim Impian, Pecco Bagnaia Resmi Tetap di Ducati sampai MotoGP 2026
- Surat Mengharukan Franco Morbidelli untuk Valentino Rossi: Terima Kasih Sudah Bantu Jadi Rider MotoGP!
- Daftar Test Rider MotoGP 2024: Nggak Tanggung-Tanggung, KTM Punya Test Rider Terbanyak!
- Max Verstappen Mendadak Saling Lirik dengan Mercedes Akibat Skandal Christian Horner
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemilik Chelsea Mulai Menyesal Tunjuk Liam Rosenior jadi Pelatih?
Liga Inggris 2 April 2026, 09:05
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45

















