'Jorge Lorenzo Sudah Tak Punya Kans Kembali ke Ducati'
Anindhya Danartikanya | 1 September 2020 11:05
Bola.net - Pengamat kawakan MotoGP, Carlo Pernat, meyakini bahwa Jorge Lorenzo tak lagi punya kans untuk kembali membela Ducati Team. Ia yakin tempat itu akan diambil alih rider dari tim satelit Ducati lainnya. Hal ini ia sampaikan via wawancaranya dengan GPOne, Minggu (30/8/2020).
Satu tempat di Ducati Team saat ini memang sedang kosong, mengingat Andrea Dovizioso, telah mengumumkan keputusannya untuk tak lagi membela Tim Merah pada 2021 dua pekan lalu di Austria. Lorenzo pun diakui para petinggi Ducati sebagai salah satu opsi pengganti.
"Jorge merupakan pembalap yang penting, rider yang pernah menang dengan Ducati, dan selalu ada di hati kami. Jadi, kita lihat saja nanti," ujar Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi kepada DAZN, sehari sebelum Dovizioso mengumumkan keputusannya hengkang.
Enea Bastianini Bakal Dapat Tempat

Namun, kini nama Lorenzo seolah tenggelam. Kini kandidat pengganti Dovizioso adalah Francesco Bagnaia dan Johann Zarco, yang tengah membela Pramac Racing dan Esponsorama Racing. Jika salah satu dari mereka benar-benar naik ke tim pabrikan, maka mereka juga akan meninggalkan tempat kosong di tim lama mereka.
Tempat itulah yang kabarnya nanti bakal diisi oleh dua rider muda Moto2, Luca Marini dan Enea Bastianini. Pernat sebagai manajer pribadi Bastianini, mengaku yakin kliennya yang berusia 22 tahun itu bakal dapat tempat di salah satu tim satelit Ducati tersebut.
"Saya yakin 80% Enea akan datang ke Ducati. Strategi mereka telah sedikit berubah, karena mereka hanya memberikan kontrak setahun pada semua rider mereka, dengan opsi lanjutan setahun. Ini bikin Ducati tertekan, dan mereka harus mengevaluasi semuanya," ujarnya.
Ducati Kini Lebih Pilih Rider Muda
Pernat pun sepakat dengan langkah Ducati untuk fokus mengincar rider-rider muda untuk mengisi tim-tim mereka, seperti yang telah dilakukan Suzuki dan KTM, dan mulai diikuti Yamaha dan Honda. Meski begitu, langkah ini jadi mengorbankan laju Lorenzo untuk kembali balapan.
"Menurut saya ini strategi yang bagus, karena berarti mereka memberlakukan modernisasi. Ini adalah jalan baru bagi Ducati. Saya rasa Jorge tak lagi punya kans balapan lagi. Tadinya ia memang berpeluang, namun kini Ducati memilih para rider muda," pungkas Pernat.
Lorenzo sendiri pernah membela Ducati Team pada 2017 dan 2018, setelah sembilan tahun membela Yamaha dan sebelum pindah ke Repsol Honda pada 2019. Selama membela mereka, Lorenzo mengoleksi empat pole dan tujuh podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
Miguel Oliveira Soal Nikahi Saudara Tiri Sendiri: Cinta Kami Sangat Kuat
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Monza, Italia 2020
Fabio Quartararo Sang 'Penerus' Jorge Lorenzo: Beda Watak, Banyak Kemiripan di Trek
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Spa-Francorchamps, Belgia
Hasil Balap Formula 1 GP Belgia: Lewis Hamilton Menang Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














