Jorge Lorenzo: Tak Ada Rider yang Sempurna
Anindhya Danartikanya | 1 April 2017 12:45
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo meyakini tak ada pembalap yang sempurna di MotoGP, sekalipun pada rider papan atas. Menurutnya, rider sekaliber dirinya, Valentino Rossi, Marc Marquez, Maverick Vinales dan Dani Pedrosa sudah pasti memiliki kelemahan masing-masing.
Dalam wawancaranya dengan GQ Italia baru-baru ini, pembalap Spanyol berusia 29 tahun tersebut mengungkapkan bahwa rider dengan talenta paling 'lengkap' adalah rider yang memiliki talenta gabungan dari Marquez, Rossi, Vinales, Pedrosa dan tandemnya sendiri, Andrea Dovizioso.
Saya rasa tak ada pembalap yang paling lengkap. Setiap pembalap top punya kualitas yang unik. Pembalap yang sempurna harus punya gabungan antara agresi Marc, taktik Vale, rasa ingin tahu Maverick, gaya balap 'bersih' Dani dan konsistensi Dovi. Saya? Entahlah, ujarnya merendah.
Hijrah ke Ducati setelah sembilan musim membela Yamaha, tugas Lorenzo cukup menumpuk demi beradaptasi dengan Desmosedici GP17. Por Fuera pun menyatakan bahwa Dovizioso merupakan panutan utamanya, mengingat rider Italia itu sudah menjadi tombak pengembangan motor Ducati sejak 2013.
Musuh utama selalu tandem sendiri. Sebelumnya Vale, kini Dovi. Demi hasil baik, saya harus menyamai level Dovi, dan ini tak mudah. Dovi punya banyak pengalaman di atas Desmosedici, berstatus pemimpin sejak 2013. Ia juga punya kondisi fisik dan mental yang sangat baik, terbukti saat ia finis kedua di Qatar, pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















