Jorge Lorenzo: Valentino Rossi Sendiri yang Halangi Casey Stoner ke Yamaha
Anindhya Danartikanya | 2 Desember 2021 10:25
Bola.net - Tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, baru-baru ini menanggapi pernyataan Casey Stoner, yang mengaku bahwa dirinya sempat dihalangi 'seseorang' dari Yamaha untuk menjadi tandem Valentino Rossi saat masih aktif balapan di kelas para raja.
Jelang balapan terakhir Rossi di Valencia, Spanyol, pada 14 November 2021 lalu, para rival The Doctor menjalani sesi wawancara untuk film dokumenter 'RiVale' yang dirilis oleh DAZN Italia. Dokumenter itu mengisahkan hubungan Rossi dengan para rivalnya seperti Lorenzo, Stoner, Dani Pedrosa, dan bahkan Max Biaggi.
Dalam dokumenter itu, Stoner pun mengisahkan hubungannya dengan Rossi saat mereka sengit bertarung di lintasan. Namun, dua kali juara dunia MotoGP itu juga mengungkapkan hal yang tak diketahui banyak orang, yakni usahanya untuk menjadi tandem Rossi di tim pabrikan Yamaha.
Casey Stoner 2 Kali Coba Setim dengan Valentino Rossi

Stoner memang tak menyebutkan kapan peristiwa itu terjadi, namun keinginannya membela Yamaha muncul ketika melihat kekuatan Rossi di atas YZR-M1. Seperti yang diketahui, sampai saat ini, Rossi masih merupakan rider Yamaha tersukses dengan empat gelar dunia.
Uniknya, pria asal Australia itu mengaku usahanya gagal total usai dihalangi 'orang dalam' Yamaha yang tak ia sebutkan namanya. "Saya dua kali mencoba menjadi tandem Vale. Tapi seseorang di Yamaha menghalangi saya," ungkap Stoner.
"Anda mungkin tahu siapa orang yang saya maksud. Padahal saya bakal senang punya motor yang sama dengan rider seperti Vale, agar saya bisa belajar darinya," ungkap Stoner, yang merebut gelar dunia MotoGP bersama Ducati Team dan Repsol Honda.
Hak Veto Wajar Dilakukan
Di lain sisi, seperti yang dikutip La Gazzetta dello Sport, Rabu (1/12/2021), Lorenzo justru menyebut Rossi sendiri yang menghalangi Stoner bergabung ke Yamaha. Pria asal Spanyol yang jadi tandem Rossi pada 2008-2010 dan 2013-2016 ini yakin Rossi memveto langkah Stoner agar tak jadi rekan setimnya.
Lorenzo menyatakan, langkah ini wajar saja dilakukan, apalagi Rossi mengaku tak senang atas keputusan Yamaha yang menandemkannya dengan Lorenzo pada 2008 silam. Lorenzo juga menyatakan bahwa dirinya sempat nyaris memveto langkah Rossi kembali ke Yamaha pada 2013 usai dua tahun terpuruk di Ducati.
"Saya tak membayangkan Yamaha akan kembali menggaet Vale. Andai saya tahu, saya jelas akan menghalanginya. Namun, ini hal yang alami. Contohnya saja, meski saya tak tahu benar atau tidak, tampaknya Vale juga sempat memveto Casey untuk pindah ke Yamaha," ungkap Lorenzo.
Sumber: DAZN, La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
Tinggalkan Pramac, Francesco Guidotti Resmi Jadi Manajer Tim KTM di MotoGP
Max Verstappen Berpeluang Sabet Gelar di Formula 1 GP Arab Saudi 2021, Asal...
Alex Marquez: Semoga Marc Pulih Agar Honda Tak 'Tersesat'
Fabio Quartararo Beri Ultimatum, Yamaha: Lebih Baik Negosiasi Kontrak Lebih Awal
Razlan Razali Akui Salah Naungi Valentino Rossi di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










