Kaget Podium di Austria, Quartararo Tak Sabar Tantang Marquez-Dovizioso
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2019 12:10
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku cukup kaget bisa meraih podium di MotoGP Austria yang digelar di Red Bull Ring, yakni sirkuit yang dikuasai Ducati selama empat musim terakhir, dan di mana Honda biasanya mampu bertarung sengit dengan pabrikan asal Italia tersebut.
Start kedua, Quartararo langsung memimpin balapan sejak lap pertama, namun tersalip oleh Andrea Dovizioso dan Marc Marquez pada Lap 6 karena Ducati dan Honda memiliki tenaga yang jauh lebih banyak dari Yamaha, yakni kunci penting dalam bertarung di papan atas.
Hasil ini membuat El Diablo tak sabar pergi ke trek yang lebih cocok untuk Yamaha, hingga bisa melawan kedua rider ini. "Saya tak mengira bisa bertahan lama di depan Marc dan Dovi. Meraih podium di trek yang biasanya menyulitkan kami, benar-benar membuat saya tak sabar pergi ke trek selanjutnya, di mana kami bisa bertarung dengan mereka," ujarnya via Motorsport.com.
Bisa Tahan Tekanan dari Rossi
Quartararo mengaku ini pertama kalinya ia bisa mengendalikan ban dengan sempurna, bahkan lebih baik dari MotoGP Ceko, di mana ia finis ke-10. Ia pun senang bisa mengalami progres positif secara bertahap dalam balapan, tak hanya di kualifikasi. Apalagi, ia mampu menghindari ancaman Valentino Rossi yang finis keempat.
"Saat ada di depan, saya bisa mengendalikan ban belakang. Tapi saya ogah ngotot bertahan, karena saya tahu kami lebih lemah di trek lurus. Saya bisa mempertahankan ritme, dan yang terpenting, bisa menahan tekanan dari Vale dan memperlebar margin di setiap lap. Saya santai dan sangat percaya diri," ungkapnya.
Nantikan Balapan di Silverstone
Kini Quartararo menanti MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone, di mana Yamaha sukses mengoleksi 11 podium sejak 2010, yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Meski begitu, rider Prancis ini yakin pekan balap takkan berjalan mudah.
"Silverstone memang trek Yamaha, jauh lebih baik dari Austria. Tapi kami tahu Silverstone juga bakal sangat sulit, bahkan jika motor kami bekerja dengan baik. Tapi kami akan tiba di sana usai meraih podium, dan saya rasa hasil ini sangat positif," pungkasnya.
Berkat hasil di Austria, Quartararo naik ke peringkat ketujuh pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 92 poin dan merupakan rider tim independen terbaik. Ia hanya tertinggal 11 poin dari Rossi di peringkat kelima, dan 10 poin dari Maverick Vinales di peringkat keenam.
Sumber: Motorsport.com
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





