Kagumi Jack Miller-Remy Gardner, Casey Stoner: Masa Kelam Mereka Sudah Lewat
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2022 15:30
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, sangat bangga melihat Jack Miller dan Remy Gardner akan mewakili Australia di kelas para raja. Lewat Motorsport Total, Minggu (23/1/2022), Stoner mengaku telah mengamati perubahan dalam karier mereka, dan sangat yakin keduanya bisa berlaga di papan atas musim ini.
Miller dan Gardner, yang masing-masing membela Ducati Lenovo Team dan Tech 3 KTM Factory Racing, akan menjadi duet rider Australia pertama yang turun di MotoGP secara penuh sejak Stoner dan Chris Vermeulen pada 2009. Stoner, yang pensiun pada akhir 2012 pun senang kini Negeri Kangguru punya dua jagoan yang oke.
"Tentu menyenangkan melihat dua rider Australia kembali bertarung di depan. Sayang, kami butuh waktu yang sangat lama untuk menanti hal macam ini terjadi lagi. Saya hanya bisa bilang bahwa inilah yang sudah dinanti-nantikan Australia. Kami sangat menikmatinya," ujar Stoner, yang sempat hadir di Seri Algarve dan Valencia tahun lalu.
Sudah Kerja Keras Perbaiki Diri, Pahami Kelemahan

Musim 2021 pun jadi musim yang baik bagi Australia. Pasalnya, Miller sukses meraih lima podium dan dua kemenangan, serta menduduki peringkat keempat pada klasemen akhir. Gardner juga sukses menjuarai Moto2, menjadi pembalap Australia pertama yang meraih gelar Grand Prix sejak Stoner di MotoGP 2011 lalu.
Sayang, mereka juga dinilai tak terlalu konsisten. Miller jatuh di bawah bayang-bayang sang tandem, Pecco Bagnaia, dan Gardner meraih tiga kemenangan lebih sedikit dibanding Raul Fernandez. Meski begitu, Stoner tetap angkat topi karena 2021 adalah bukti keduanya mengalami kemajuan dibanding musim-musim sebelumnya.
"Keduanya benar-benar bikin saya terkesan. Pasalnya, mereka bekerja sangat keras memperbaiki diri dan gaya balap. Mereka sempat mengalami masa-masa yang meragukan dalam karier mereka. Namun, keduanya kini sama-sama sudah memahami kelemahan masing-masing, dan semua kelemahan itu mulai menghilang," ujarnya.
Kini Sama-Sama Kompetitor Serius di Papan Atas

Stoner pun menegaskan bahwa mengubah pola pikir dan cara kerja bukanlah tugas gampang bagi seorang pembalap MotoGP, dan menurutnya Miller dan Gardner sudah berupaya keras dalam melakukan tugas mereka. Kini ia pun berharap keduanya bisa tampil jauh lebih kompetitif lagi di sepanjang musim 2022.
"Kini keduanya kompetitor serius di papan atas. Mengubah diri dan cara kerja Anda adalah salah satu yang paling sulit di antara semua pekerjaan. Bakal lebih mudah jika Anda memercayai insting alami Anda sendiri. Namun, keduanya sudah berpikir keras soal diri mereka sendiri, begitu pula soal cara mereka balapan. Saya menyukai itu," tutupnya.
Sebagai debutan, Gardner akan kembali turun lintasan dalam uji coba shakedown di Sepang, Malaysia, pada 31 Januari-2 Februari. Miller dan para rider lainnya akan menyusul pada 5-6 Februari. Mereka kemudian akan menjalani uji coba pramusim di Mandalika, Indonesia, pada 11-13 Februari mendatang.
Sumber: Motorsport Total
Baca Juga:
- Jorge Martin Nyaris Batal Jadi Pembalap Usai Orang Tua Kehilangan Pekerjaan
- Ketar-Ketir, Aprilia: Masa Depan Maverick Vinales Bergantung pada Kami
- Enea Bastianini Nyaris ke Aprilia, Bidik Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
- KTM Serang Ducati, Tak Terima Dituduh Monopoli Program Junior MotoGP
- Danilo Petrucci Pastikan Kepindahan ke MotoAmerica 2022 Bareng Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















