Kembali ke MotoGP Tahun Depan, Suzuki Ogah ke Open
Editor Bolanet | 25 Februari 2014 15:00
- Manajer Tim Suzuki MotoGP, Davide Brivio mengaku pihaknya tak ingin turun dalam kategori Open saat kembali pada tahun 2015 nanti. Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancaranya bersama MCN.
Suzuki mundur dari MotoGP pada akhir tahun 2011 akibat masalah finansial, dan bertekad kembali tahun depan. Meski begitu, tim asal Jepang ini bersikeras untuk turun sebagai tim pabrikan layaknya Honda dan Yamaha.
Seperti Honda dan Yamaha pula, menurut Brivio, Suzuki menolak aturan penyeragaman perangkat elektronik (ECU) yang akan diberlakukan oleh Dorna Sports mulai tahun 2017 mendatang.
Kami menginginkan status yang sama seperti Honda dan Yamaha. Kami rasa kategori Open bukanlah hal yang menarik. Suzuki berpikiran sama dengan pabrikan lain bahwa MotoGP memang harusnya menjadi wadah untuk mengembangkan teknologi. ECU merupakan hal terpenting dalam proyek ini, ujar Brivio.
Meski setuju soal penekanan biaya balap dan penyeimbangan performa peserta MotoGP, Brivio menegaskan bahwa Dorna tetap harus memberikan ruang bagi pabrikan untuk mengembangkan ECU sendiri.
Kami paham mengapa Dorna ingin menyeragamkan ECU, yakni demi menekan biaya balap dan menyeimbangkan performa. Kami setuju soal itu, tapi di sisi lain, kami ingin mendapat wadah untuk mengembangkan teknologi, tutupnya. (mcn/kny)
Suzuki mundur dari MotoGP pada akhir tahun 2011 akibat masalah finansial, dan bertekad kembali tahun depan. Meski begitu, tim asal Jepang ini bersikeras untuk turun sebagai tim pabrikan layaknya Honda dan Yamaha.
Seperti Honda dan Yamaha pula, menurut Brivio, Suzuki menolak aturan penyeragaman perangkat elektronik (ECU) yang akan diberlakukan oleh Dorna Sports mulai tahun 2017 mendatang.
Kami menginginkan status yang sama seperti Honda dan Yamaha. Kami rasa kategori Open bukanlah hal yang menarik. Suzuki berpikiran sama dengan pabrikan lain bahwa MotoGP memang harusnya menjadi wadah untuk mengembangkan teknologi. ECU merupakan hal terpenting dalam proyek ini, ujar Brivio.
Meski setuju soal penekanan biaya balap dan penyeimbangan performa peserta MotoGP, Brivio menegaskan bahwa Dorna tetap harus memberikan ruang bagi pabrikan untuk mengembangkan ECU sendiri.
Kami paham mengapa Dorna ingin menyeragamkan ECU, yakni demi menekan biaya balap dan menyeimbangkan performa. Kami setuju soal itu, tapi di sisi lain, kami ingin mendapat wadah untuk mengembangkan teknologi, tutupnya. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turun di WSBK, de Puniet Masih Test Rider MotoGP
Otomotif 12 Desember 2014, 17:00
-
Tanpa Sponsor, Suzuki MotoGP Pede Bidik Podium
Otomotif 13 November 2014, 15:00
-
Petualangan Baru Suzuki Dimulai di MotoGP Valencia
Otomotif 6 November 2014, 15:00
-
De Puniet Yakin Vinales Tepat untuk Suzuki MotoGP
Otomotif 5 November 2014, 11:00
-
De Puniet-Suzuki Siap Comeback di MotoGP Valencia
Otomotif 4 November 2014, 21:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












