Ketika Marc Marquez Terpaksa Melawan Insting Sendiri
Editor Bolanet | 30 Januari 2016 10:30
Musim lalu, Marquez mengaku kesulitan beradaptasi dengan RC213V 2015 yang punya karakter jauh lebih agresif ketimbang versi pendahulunya. Ia bahkan meminta Honda memberinya sasis lama untuk tampil lebih baik. Meski begitu, ia tetap gagal mempertahankan gelar dan enam kali gagal finis.
Tahun 2015 merupakan musim pertama di mana saya mendapatkan begitu banyak masalah besar pada motor. Untuk pertama kalinya saya harus mengubah gaya balap saya secara drastis. Saya harus melakukan segalanya yang berlawanan dengan insting saya. Benar-benar berat, ujarnya.
Meski begitu, Marquez yakin segala kesulitan yang ia alami sepanjang musim lalu ini akan membuatnya jauh lebih kuat dan termotivasi menghadapi musim baru, membuatnya lebih dalam mempelajari perangkat elektronik baru dan ban Michelin.
Masalah ini akan jadi bermanfaat di masa depan, karena berkat ini saya bisa belajar banyak. Saya juga lebih banyak belajar soal teknologi, kami terus membicarakannya dan kerap melakukan banyak diskusi. Semua ini jelas akan membantu saya di masa depan, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















