Kevin Schwantz Sebut Suzuki Lelet Atasi Masalah
Anindhya Danartikanya | 27 Juli 2017 11:45
Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz lagi-lagi melempar kritik tajam kepada Suzuki Ecstar, yang ia anggap lelet mengatasi masalah yang mendera motor GSX-RR di MotoGP musim ini. Dalam wawancaranya dengan Speedweek, pria asal Texas ini yakin Suzuki justru mengalami kemunduran dibanding dua pabrikan baru, KTM dan Aprilia.
Sejak kembali ke MotoGP 2015, Suzuki sejatinya mengalami perkembangan positif bersama Maverick Vinales dan Aleix Espargaro. Usai ditinggal Vinales ke Yamaha dan mendepak Espargaro ke Aprilia, Suzuki justru mengalami kemunduran signifikan musim ini, meski telah menggaet Andrea Iannone.
Iannone kerap mengalami masalah elektronik dan tak cocok dengan karakter sasis GSX-RR usai empat tahun membela Ducati Corse. Nasib Suzuki makin malang setelah ridernya yang berstatus debutan, Alex Rins cedera pergelangan tangan dan sempat harus absen lima seri.
Masalah Suzuki harusnya sudah harus diatasi sebelum situasi semakin buruk. Kini mereka sudah memasuki pertengahan musim, dan berapa poin yang mereka raih? Sesungguhnya tidak ada! sindir Schwantz. KTM dan Aprilia memang pabrikan baru, tapi para petinggi sudah lama tahu apa yang terjadi dalam tim mereka.
Schwantz juga yakin bahwa Suzuki seharusnya belajar dari pabrikan Jepang lainnya, Honda dan Yamaha. Walau tak sebesar kedua pabrikan ini, Suzuki diyakini Schwantz masih punya potensi besar menjadi pabrikan papan atas MotoGP.
Saya selalu yakin semua pabrikan Jepang sama-sama bekerja keras. Suzuki memang tak sebesar Honda dan Yamaha, tapi ini keuntungan mereka. Suzuki seharusnya bisa bereaksi cepat jika tim mereka butuh sasis, swingarm atau perangkat baru lainnya. Semua tahu Suzuki punya kemampuan dan kapasitas merakit motor yang bisa memperebutkan gelar dunia, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












