Kini Bela Tim Utama Ducati, Enea Bastianini Makin Semangat Jadi Juara MotoGP
Anindhya Danartikanya | 19 Desember 2022 14:49
Bola.net - Pembalap baru Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini, mengaku semakin bersemangat memburu gelar dunia MotoGP pada 2023. Pasalnya, membela sebuah tim pabrikan berarti ia akan mendapatkan dukungan teknis terbaik. Dengan begitu, senjata untuk menjadi rider tercepat bakal tersedia.
Bastianini datang ke tim pabrikan Ducati untuk jadi tandem Pecco Bagnaia, sebagai pengganti Jack Miller yang hengkang ke Red Bull KTM Factory Racing. Tadinya, ia berebut kursi tersebut dengan Jorge Martin. Namun, ia dipilih karena terbukti mampu menang dengan motor yang inferior.
Sepanjang 2022, Bastianini membela Gresini Racing dan sekadar mengendarai Desmosedici GP21 alias motor lama. Namun, ia justru mengoleksi 7 podium, termasuk 4 kemenangan. Ia juga berkali-kali berduel sengit dengan Bagnaia dalam berebut kemenangan, dan mengakhiri musim di peringkat 3.
Ingin Curi Panggung pada 2023

"Semangat meraih kemenangan dan mencuri panggung tahun depan selalu ada. Saya tak kekurangan senjata. Motor kami dalam kondisi menakjubkan. Motor baru kami pun tak bekerja dengan buruk. Namun, motor itu masih 'muda', jadi terlalu dini membicarakan kans juara," ujar Bastianini via Corsedimoto, Jumat (16/12/2022).
Rider yang juga juara dunia Moto2 2020 ini tak memungkiri bahwa beban yang ia pikul semakin berat karena membela tim pabrikan. Pasalnya, membela tim utama sebuah konstruktor berarti memikul ekspektasi untuk meraih banyak kemenangan dan seolah-olah wajib jadi juara dunia.
"Tahun depan, saya punya kesempatan besar karena balapan untuk tim pabrikan. Saya akan punya beban ekstra, tetapi saya harus coba mentransformasikan beban ini menjadi kekuatan. Saya ingin selalu bertarung di depan, selalu kompetitif, dan bersenang-senang," lanjut rider Italia ini.
Kini Harus Diskusi dengan Banyak Insinyur
"Untuk pertama kali, saya bicara dengan banyak orang dalam tes. Ada banyak insinyur di depan saya. Saya pun segera mencoba membuat mereka paham apa yang saya butuhkan pada masa depan, dan saya rasa kami mengambil langkah tepat," lanjut pembalap berusia 24 tahun ini.
"Pecco, Jorge (Martin), Johann (Zarco), dan saya sepakat soal apa yang kami rasakan di atas motor. Jadi, indikasi untuk pengembangan Ducati terbaru sudah ada," tutupnya. Berikut statistik prestasi Enea Bastianini selama berkarier di Grand Prix.
Statistik Prestasi Enea Bastianini
Jumlah Grand Prix: 159
Jumlah pole: 10
Jumlah podium: 40
Jumlah kemenangan: 10
Jumlah gelar dunia: 1 (Moto2 2020)
2014: Moto3 - Junior Team Go&Fun (KTM) - Peringkat 9
2015: Moto3 - Gresini Racing (Honda) - Peringkat 3
2016: Moto3 - Gresini Racing (Honda) - Runner up
2017: Moto3 - Estrella Galicia 0,0 (Honda) - Peringkat 6
2018: Moto3 - Leopard Racing (Honda) - Peringkat 4
2019: Moto2 - Italtrans Racing (Kalex) - Peringkat 10
2020: Moto2 - Italtrans Racing (Kalex) - Juara
2021: MotoGP - Avintia Esponsorama (Ducati) - Peringkat 11
2022: MotoGP - Gresini Racing (Ducati) - Peringkat 3
Sumber: Corsedimoto
Baca juga:
Ducati Tanggapi Pecco Bagnaia Soal Balapan di Suzuka 8 Hours, Tekad Bentuk Dream Team
Duetkan Bagnaia-Bastianini, Ducati Pede Bebas Cekcok: Semua Tim Ingin Punya 2 'Striker'
Daftar Pembalap Satelit dengan Kemenangan Terbanyak di MotoGP, Cuma 1 yang Jadi Juara
Valentino Rossi Sebut Yamaha Harus Berubah Jika Mau Kejar Ducati
3 Pemenang MotoGP dengan 3 Motor Berbeda, Maverick Vinales-Jack Miller Bisa Menyusul
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







