Kontroversi Jump Start Kian Panas, Peserta MotoGP Tuntut Keadilan
Anindhya Danartikanya | 16 April 2019 10:00
Bola.net - - Jump start yang dilakukan Cal Crutchlow di MotoGP Argentina, serta yang dilakukan Maverick Vinales dan Joan Mir di Austin ternyata berbuntut panjang. Para rider dan tim peserta menuntut adanya hukuman yang lebih adil dan sepadan dari ride through penalty, yang diyakini kelewat berat untuk kesalahan yang sangat kecil.
Ride through penalty memang dijatuhkan kepada Crutchlow yang bergerak hanya demi menjaga keseimbangan saat start, serta kepada Vinales dan Mir yang bergerak maju sebelum lampu start padam. Menurut video yang dirilis FIM Stewards Panel (Badan Pengawas Balap), gerakan Vinales sangat terlihat, sementara Mir diyakini banyak pihak tak mengambil untung apa pun.
Uniknya, Vinales sendiri mengakui kesalahannya dan justru tak terlalu mempermasalahkan hukuman tersebut. "Saya rasa hukuman ini tidak parah. Pada akhirnya sama saja untuk semua. Jika Anda bergerak, maka Anda harus dapat ride through penalty. Begitulah. Jadi tak ada alasan. Saya hanya harus memperbaiki kopling dan setup motor untuk start," ujarnya lewat Crash.net.
Mir dan Suzuki Sebut Hukuman Berlebihan
Pihak lain lebih vokal mengutarakan keresahan. Mir bahkan yakin gerakannya tak menghasilkan keuntungan dan ride through penalty telah menghancurkan balapannya. "Saya tak bisa lihat dengan jelas di TV. Hukuman ini kelewat berat. Saya tak ambil untung dan itu jelas. Ini menghancurkan pekan balap saya. Saat lihat catatan waktu, saya makin marah karena saya punya ritme yang baik untuk memperebutkan podium," ungkapnya.
Rider Spanyol ini yakin, hukuman tak bisa dijatuhkan bila tak bisa terlihat dengan jelas di layar televisi. "Jika Anda ambil untung dari jump start, maka Anda harus dapat ride through penalty dan saya rasa hukuman itu bagus. Tapi jika Anda tak bisa lihat dengan jelas, maka Anda tak seharusnya dapat ride through penalty. Ayolah. Ini tidak bagus. Saya jadi ingin lihat bagaimana situasinya bila ini terjadi pada rider lain," lanjutnya.
Manajer Suzuki Ecstar, Davide Brivio, sepakat dengan Mir. Ia mengakui melihat gerakan dari Mir, namun juga yakin ia tak ambil untung apa pun. "Penalti ini terlalu besar dibanding apa yang Anda lakukan. Saya sepakat rider tak boleh bergerak sebelum start. Tapi sekalinya Anda bergerak, Anda bakal kehilangan 30-35 detik untuk ride through penalty. Ini semua berlebihan. Saya rasa kami harus mencari titik tengahnya, mencari hukuman yang adil," tuturnya.
Crutchlow, Rossi, dan Miller Menanggapi
Usai insiden Vinales dan Rins, Crutchlow pun angkat bicara, dan yakin masalah ini harus dipikirkan secara matang oleh Stewards Panel. "Saya bukannya senang orang lain melakukan jump start juga, tapi jelas mereka sedang 'panas' soal ini. Mungkin ini hanya karena mereka pikir saya bakal komplain lagi. Entahlah. Tapi saya dengar Joan tidak benar-benar melakukan sesuatu," ujarnya.
Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi menyatakan bahwa para pebalap telah berdiskusi dalam Komite Keselamatan (Safety Commission) untuk meminta ride through penalty diganti dengan long lap penalty, hukuman yang diyakini lebih setimpal untuk jump start karena hanya makan waktu 3-4 detik. Meski begitu, kata sepakat ia akui belum juga tercapai.
"Dalam rapat Komite Keselamatan, kami bicara soal long lap penalty. Banyak dari kami sepakat menggantinya dengan hukuman itu. Tapi Cal bilang, 'Tapi aku sudah dapat ride through penalty. Jika kalian menggantinya sekarang, maka aku satu-satunya yang dirugikan.' Jadi diskusi ini tetap terbuka. Mungkin lebih baik perubahan aturan dimulai musim depan," tutur The Doctor.
Jack Miller pun sepakat dengan Crutchlow, mengingat ia pernah dirugikan di MotoGP Argentina tahun lalu. "Benar sekali, diskusi ini terus berjalan. Tapi jika bicara soal perubahan usai seseorang dihancurkan oleh sebuah aturan, maka lihat apa yang terjadi di Argentina tahun lalu. Setelahnya, mereka mengubah aturan. Lalu bagaimana dengan saya? Jadi jika aturan diubah setiap kali ada cela, maka seseorang akan selalu dirugikan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


