KTM Anggap Terlalu Dini Reuni dengan Marc Marquez: Tunggu MotoGP 2025 Saja
Anindhya Danartikanya | 24 Agustus 2023 15:30
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Francesco Guidotti, meyakini bahwa MotoGP 2024 masih terlalu dini bagi pihaknya untuk 'reuni' dengan Marc Marquez. Pasalnya, KTM masih terikat kontrak dengan lima pembalap, sementara Marquez masih terikat kontrak dengan Repsol Honda.
Sebagai catatan, Marquez merupakan eks rider KTM. Mereka berkolaborasi saat Marquez berlaga di GP125 2008 dan 2009. Uniknya, saat itu Guidotti juga merupakan manajer tim skuad yang dibela Marquez. Selama berkolaborasi dengan KTM, Marquez hanya pernah meraih 2 pole dan 2 podium.
Jalan Marquez dan KTM kemudian berpisah pada 2010, ketika Marquez pindah ke Derbi dan jadi juara dunia. Kini, akibat Honda sangat terpuruk di MotoGP, Marquez dan KTM digadang-gadang bakal kembali bekerja sama pada 2024, meski Marquez masih terikat kontrak dengan Honda.
Sarankan KTM Jangan Cari Rider Lain Dulu

"Bisa dikatakan bahwa pada awal penahbisannya, sebelum ia menjadi seperti yang sekarang, ia memulai bersama kami. Namun, seperti yang dikatakan Pit (Beirer, Direktur KTM Motorsport), Marc punya kontrak dengan Honda untuk 2024," ujar Guidotti via La Gazzetta dello Sport, Kamis (18/8/2023).
Menurut Guidotti, KTM tak seharusnya mencari rider lain ketika motor RC16 belum konsisten menunjukkan potensinya. Di tangan Brad Binder dan Jack Miller, motor itu memang kini mulai sering terlihat di papan atas. Namun, menurutnya, saling lirik dengan Marquez baru akan realistis dilakukan pada 2025.
"Bagi kami, mencanangkan kampanye pencarian rider lain masih prematur. Kami masih sangat fokus pada aspek teknis dan kami senang dengan para rider kami. Kita lihat saja nanti pada akhir 2023 di mana kami berada, dan setelahnya kami akan memikirkan 2025," ungkap 'Checco'.
Juara Bareng Marquez-Acosta di MotoGP 2025?

Guidotti juga menanggapi komentar Marquez, yang baru-baru ini mengaku salut melihat perkembangan KTM selama tujuh tahun terakhir. Rider Spanyol berusia 30 tahun itu bahkan mengaku sangat yakin sebentar lagi KTM akan menjadi pabrikan nomor satu di MotoGP, mengalahkan Ducati.
"Saya rasa dan saya harap ia percaya soal itu. Jika kami bisa mempertahankan progres yang sudah kami buat sejak tahun lalu, maka tahun depan kami akan benar-benar berada di antara para kandidat juara," tutur Guidotti, yang sebelumnya menjabat sebagai Manajer Tim Pramac Racing.
Dalam wawancara yang sama, Guidotti juga ditanya apakah ia bertekad meraih juara dunia bareng Marquez dan Pedro Acosta pada 2025. "Saya masih bermimpi menjadi juara dunia 2024 bersama duo Binder-Miller. Setelahnya, barulah kami akan memikirkan 2025," tutup pria asal Italia ini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca juga:
Valentino Rossi Minta Marco Bezzecchi Lebih Sering Kalahkan Pecco Bagnaia
Good Luck Deh! Alex Marquez Sebut Langkah Johann Zarco ke LCR Honda Berisiko
Yamaha Terpuruk, Fabio Quartararo Jadikan Kesialan Marc Marquez Bahan Renungan
Batal Naik ke MotoGP, Tony Arbolino Pilih Tetap Bela Marc VDS di Moto2 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
LATEST UPDATE
-
Kamboja Punya Senjata Berbahaya, 2 Pemain Ini Bisa Merepotkan Indonesia
Tim Nasional 24 Juli 2026, 11:09
-
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
Tim Nasional 24 Juli 2026, 10:20
-
Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manu Kone
Liga Inggris 24 Juli 2026, 10:09
-
Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
Liga Inggris 24 Juli 2026, 09:39
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09















