Lewat Rins, Suzuki Makin Berani Bidik Kemenangan di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 25 Februari 2019 10:55
Bola.net - - Fakta bahwa Alex Rins konsisten mencatatkan waktu yang baik selama uji coba pramusim, membuat asa Suzuki Ecstar kian melambung di MotoGP 2019. Hal ini dinyatakan Rins sendiri kepada Speedweek, usai menjadi rider tercepat pada hari kedua uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Minggu (24/2) malam waktu setempat.
Sehari sebelumnya, Rins menduduki posisi kedua di belakang Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Pada hari kedua, rider Spanyol ini pun kembali mengonfirmasi bahwa GSX-RR memiliki potensi yang menjanjikan. Ia juga kian percaya diri menghadapi musim baru, dan sudah tak sabar menjalani seri pembuka di tempat yang sama pada 8-10 Maret mendatang.
"Bakal menyenangkan bila kami bisa balapan besok!" ujarnya sembari tertawa. "Suzuki bekerja dengan sangat baik. Semua yang kami alami di Sepang telah terkonfirmasi. Paket kami kompetitif. Sebagai tambahan, kami punya beberapa perangkat baru. Dibanding tahun lalu, motor kami sudah lebih baik. Secara umum, memang mirip 2018, tapi perubahan kecil membuat segalanya terbayar tuntas."
Suzuki Motor Pemenang
Tahun lalu, Suzuki sejatinya telah menunjukkan tren yang sangat positif usai terpuruk sepanjang 2017. Lewat Rins, mereka sukses meraih lima podium, dan empat lewat Andrea Iannone. Ditambah performa GSX-RR yang apik selama pramusim, apakah menurut Rins motor ini sudah bisa disebut motor pemenang?
"Kami harap begitu. Target kami tahun ini adalah memenangi sebuah balapan, dan kami ada di jalan yang benar. Tahun lalu, saya sering finis kedua dan ketiga, tapi tak pernah menang. Kemenangan jelas sulit, itu jelas. Tapi jika tak terwujud di Qatar, kami punya 18 peluang lain," ungkap rider 23 tahun ini.
Masih Terus Perbaiki Diri
Meski begitu, Rins juga menyatakan Suzuki tak boleh terlena atas performa mereka selama pramusim. Ia yakin timnya harus terus bekerja keras, dan konfirmasi terakhir akan mereka lakukan lewat simulasi balap pada Senin (25/2).
"Kami harus memperbaiki diri secara bertahap. Inilah mengapa kami merencanakan simulasi balap pada hari ketiga, hingga kami bisa lebih baik dalam memahami level performa dibanding para rival, dan melihat bagaimana ketahanan ban dalam balapan," pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59














