Lorenzo Akui Tak Pernah Putus Asa Jinakkan Ducati
Anindhya Danartikanya | 21 September 2018 12:45
- Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyatakan dirinya tak pernah putus asa dalam usahanya menjinakkan Desmosedici, meski sempat 1,5 musim harus menderita paceklik kemenangan di MotoGP. Di lain sisi, ia juga mengakui bahwa proses adaptasinya tak mudah.
Usai sembilan musim membela Yamaha, Lorenzo pindah ke Ducati pada awal 2017. Ia harus menunggu sampai MotoGP Mugello, Italia 2018 untuk meraih kemenangan perdananya dalam seragam merah. Kini, usai meraih dua kemenangan tambahan, ia justru tengah sengit memperebutkan peringkat runner up dengan Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi.
Sayangnya, kemenangan itu datang terlambat. Tepat sebelum naik ke puncak podium, ia telah menandatangani kontrak dengan Repsol Honda untuk musim 2019-2020, usai CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali menyebutnya sebagai 'juara dunia yang tak sanggup memaksimalkan potensi Desmosedici'.
Tak Punya Beban
Por Fuera tak membantah bahwa awal musim ini berjalan berat. Usai mematahkan rekor catatan waktu di uji coba Sepang, performanya kembali terjun bebas sejak uji coba Thailand. Lorenzo sempat frustrasi saat menjalani balapan di Austin, Amerika Serikat, saat ia dikalahkan dua rider Ducati lainnya, Tito Rabat dan Jack Miller.
"Saya telah melakukan segalanya demi kembali ke papan atas, tapi usaha apa pun yang saya lakukan selalu bertabrakan dengan realita. Saya merasa ada yang salah pada motor. Tapi kami memutuskan mengubah sesuatu karena saya benar-benar kelelahan, terutama lengan saya," ujar lima kali juara dunia ini kepada Crash.net.
"Tapi seperti yang selalu saya bilang, dalam karier ini saya telah meraih jauh lebih banyak hal dibanding yang saya inginkan saat kecil. Jadi apa pun yang terjadi di masa depan bagaikan hadiah. Jadi saya tak punya beban, saya hanya ingin bekerja dan bertarung. Saya tahu cepat atau lambat momen baik akan datang," ungkapnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










