Lorenzo Ingin Lawan Sengit Dovizioso di MotoGP 2018
Anindhya Danartikanya | 22 Desember 2017 12:03
Bola.net - - Jorge Lorenzo ingin kembali bertarung di papan atas di MotoGP tahun depan, dan bahkan bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso yang sukses merebut peringkat runner up tahun ini. Hal ini disampaikan Lorenzo dalam gelaran End of the Year Convention yang digelar Ducati di Borgo Panigale, Bologna, Italia pada Kamis .
Sejak turun di MotoGP pada 2003, Ducati memang baru sekali meraih gelar yakni lewat Casey Stoner pada 2007. Selama itu pula, tak pernah terlihat dua rider Ducati sama-sama bertarung memperebutkan gelar dunia. Lorenzo pun yakin, bersama Dovizioso, ia akan menggores sejarah baru tahun depan.
Dua rider Ducati belum pernah bertarung satu sama lain demi memperebutkan gelar dunia. Saya yakin tahun depan saya dan Dovi bisa melakukannya. Impian saya bukan hanya menang, tapi juga membuat Ducati menjadi motor terbaik di MotoGP. Bersama Gigi Dall'Igna (general manager) dan para engineer, kami bisa melakukannya, tutur Lorenzo.
Tahun pertama Lorenzo membela Ducati memang tak mudah, mengingat ia harus melupakan gaya balapnya yang telah sembilan musim sangat melekat dengan Yamaha. Meski begitu, hasil baik yang berdatangan pada paruh kedua musim ini membuktikan bahwa kebangkitan Lorenzo akan terjadi tahun depan.
Menang bersama Ducati adalah impian yang selalu saya pikirkan, dan saya menerima tantangan ini. Saya tahu ada ekspektasi tinggi terhadap saya, tapi sayangnya berganti motor lebih sulit dari dugaan. Proses adaptasi saya begitu lama, tapi saya tak boleh menyerah, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







