Lorenzo Sebut Hayden Tak Pernah Punya 'Musuh'
Anindhya Danartikanya | 24 Mei 2017 12:15
Bola.net - - Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo berat menerima kenyataan juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden meninggal dunia pada Senin (22/5). Hayden tertabrak mobil saat berlatih sepeda di Rimini, Italia pada Rabu (17/5), mengalami cedera parah pada dada dan kerusakan serius pada otak, sebelum menghembuskan napas terakhir di Cesena.
Lorenzo dan Hayden berbagi lintasan sejak Lorenzo menjalani debut MotoGP 2008, hingga Hayden pindah ke WorldSBK pada awal 2016. Keduanya beberapa kali bertarung sengit, termasuk dalam perebutan posisi kedua yang akhirnya dimenangkan Hayden di MotoGP Indianapolis, Amerika Serikat 2008 dalam guyuran hujan deras.
Pertarungan terpopuler adalah saat keduanya bertarung memperebutkan posisi ketiga di MotoGP Aragon, Spanyol 2010. Hayden yang kala itu masih membela Ducati Corse, menyalip Lorenzo yang membela Yamaha tepat di chicane pada lap terakhir dan menyabet podium. Manuver ini pun segera populer dengan istilah yang disebutkan Hayden, 'backyard move'.
Ini sungguh kabar yang buruk. Kita tahu bahwa situasinya memang rumit, tapi ketika hal macam ini terjadi, Anda jelas syok, ujar Lorenzo kepada Crash.net. Saya turut berduka cita dan menyampaikan rasa prihatin saya untuk keluarga dan kerabat Nicky. Ia begitu dicintai oleh semua orang di paddock. Ia sangat ceria punya energi yang sangat positif.
The Kentucky Kid selama ini dikenal sebagai 'the nicest guy in the paddock' (pria teramah di paddock), dan hal ini diakui seluruh rivalnya baik di MotoGP maupun WorldSBK, termasuk Lorenzo sendiri.
Saya sosok yang selalu berpikir dan beraura positif, ia selalu tersenyum. Ia tak pernah punya masalah dengan rider mana pun dan siapa pun di paddock. Semua orang yang mengenalnya di Ducati sangat tersentuh, begitu pula seluruh keluarga MotoGP, tutur Lorenzo kepada GPXtra.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










