Marc Marquez Akui Sudah Tak Betah Karantina Akibat Pandemi Corona
Anindhya Danartikanya | 24 Maret 2020 15:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez, sudah tak betah berdiam di rumah, mengingat warga negara Spanyol diminta menjalani karantina mandiri usai pemerintah mendeklarasikan situasi darurat akibat pandemi virus corona (Covid-19) sejak Minggu (15/3/2020).
Sehari sebelum deklarasi diluncurkan, Marquez berlatih flat track dengan Alex Marquez, Fabio Quartararo, Tito Rabat, Joan Mir, dan Marcel Schrotter di Alcarras. Sejak itu pula mereka belum lagi berlatih di atas motor. Kepada DAZN, Marquez mengaku rindu pada motor-motornya.
"Saya ada di rumah, seperti semua orang, menjalani karantina. Saya ingin segera naik motor, tapi yang terpenting adalah saya harap situasi ini segera berlalu dan pandemi virus corona segera teratasi," ungkapnya seperti yang dilansir Motosan.es.
Ingin Segera 100% Fit
"Saya pikir tadinya bakal lebih mudah. Selama 2-3 hari pertama, saya masih tahan. Beberapa kali adik saya (Alex) 'meminjami' saya anjingnya untuk membawa mereka jalan-jalan, tapi sedikit saja. Semoga semua kembali normal. Lebih cepat lebih baik," lanjut Marquez soal hari-hari karantinanya.
Dalam wawancara yang sama, Marquez juga membicarakan soal kondisi bahu kanannya, yang sejak akhir musim lalu mengalami dislokasi parsial akibat kecelakaan hebat di uji coba Jerez. Ia pun berharap bisa 100% fit saat balapan pertama MotoGP 2020 digelar.
"Secara bertahap makin baik. Sebelum karantina, saya sudah mulai latihan motocross dan flat tack untuk kembali mengaktifkan bahu. Tapi jelas cedera ini memberi saya masalah lebih banyak dari dugaan, tapi saya harap bisa tiba di balapan pertama dengan kondisi terbaik," ujarnya.
Sempat Kesulitan dalam Uji Coba
Marquez juga membicarakan kesulitannya bersama motor RC213V dalam uji coba pramusim Malaysia dan Qatar pada Februari lalu, di mana ia merasa RCV terbaru tak nyaman dikendarai, hingga harus melakukan modifikasi pada hari terakhir di Qatar.
"Masa pramusim sangat sulit. Kami sangat bertanya-tanya apakah ini karena bahu saya, motor saya, atau lainnya. Tapi akhirnya kami menemukan masalahnya pada hari terakhir. Anda bisa mengembangkan mesin, tapi sulit mengeluarkan potensinya," pungkasnya.
Seri perdana MotoGP 2020 rencananya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 1-3 Mei mendatang jika tak ada halangan lebih lanjut dari pandemi virus corona (Covid-19).
Video: Valentino Rossi dan 9 Rider MotoGP dengan Followers Terbanyak di Instagram
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












