'Marc Marquez Berubah Usai Enam Kali Gagal Finis'
Editor Bolanet | 27 Juli 2016 12:00
Tahun lalu, Marquez menduduki peringkat ketiga di klasemen pebalap, namun mengoleksi enam kali gagal finis. Musim ini, Marquez justru sangat konsisten. Ia selalu meraih poin dalam sembilan seri pertama, dan mengoleksi delapan podium. Suppo pun mengaku sangat puas atas perkembangan pebalap berusia 23 tahun ini.
Saya tak terkejut, dan saya sangat puas. Ini membuktikan Marc memang cerdas. Hanya karena ia sudah memenangkan dua gelar, orang sering lupa ia masih sangat muda. Tahun lalu merupakan tahun ketiganya di MotoGP, usai dominan di 2014. Dalam usia ini, wajar-wajar saja bila Anda merasa tak terkalahkan, ujar Suppo kepada Crash.net.
Hal ini terkadang membuatnya tampil berlebihan di beberapa balapan. Saya rasa ia sudah belajar dengan baik. Semua pebalap punya ego besar, dan jika mereka tak merasakan keterpurukan sendiri, maka mereka juga takkan berubah, tambah mantan manajer tim Ducati Corse ini.
Suppo pun yakin andai Marquez tak melakukan banyak kesalahan tahun lalu, maka peluang menjadi juara akan lebih besar. Musim lalu, ia enam kali gagal finis, tapi masih berada di peringkat ketiga! Saya bukannya berkata Marc pasti akan jadi juara dunia, tapi andai ia melakukan lebih sedikit kesalahan, tentu ia akan memperebutkan gelar sampai akhir musim, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















