Marc Marquez Dikabarkan Sempat Minta Honda Potong Gajinya demi Gaet Gigi Dall'Igna
Anindhya Danartikanya | 28 November 2024 14:58
Bola.net - Marc Marquez dikabarkan sempat meminta Honda Racing Corporation (HRC) memotong gajinya di MotoGP 2024 demi membantu pabrikan Jepang itu mendapatkan Gigi Dall'Igna, yakni insinyur utama dan General Manager Ducati Corse. Hal yang disampaikan pengamat MotoGP, Manuel Pecino, ini pun selaras dengan gosip soal negosiasi HRC dan Dall'Igna pada 2023.
Pada pertengahan 2023, HRC terancam kehilangan Marquez. Namun, Marquez sendiri sejatinya ragu untuk hengkang karena setia kepada Honda. Pada saat yang sama, HRC diisukan mendekati Dall'Igna. Kala itu, Dall'Igna membantah gosip tersebut. Namun, setelah Marquez dipastikan pindah ke Ducati lewat Gresini Racing, ia akhirnya mengakui negosiasi itu memang sempat terjadi.
Lewat Motosan.es, Selasa (26/11/2024), Pecino mengatakan bahwa Dall'Igna memang sempat tertantang untuk membantu Honda bangkit dari keterpurukan. Atas alasan itulah ia mau menjalani negosiasi dengan HRC dan mengajukan beberapa syarat penting. Namun, Honda menolak memenuhinya, sehingga kesepakatan akhirnya gagal tercapai.
Merasa Tak Ada Gunanya Jika Tak Punya Kendali Penuh

"Syarat pertama: kendali penuh pada proyek MotoGP. Gigi menginginkan kekuasaan. Dia bilang kepada saya, 'Tak peduli berapa bayaranmu, tak peduli berapa besar kuasa yang diberikan kepadamu. Kau bisa menuliskan apa pun yang kau mau, tetapi jika kau tidak diberi kekuasaan untuk bertindak, maka tak ada gunanya.' Ini artinya memegang kendali atas semua insinyur HRC," kisah Pecino.
"Syarat kedua yang ditentukan Dall'Igna adalah 'Aku ingin pergi ke Jepang sebulan sekali untuk mengawasi apa yang dilakukan di dalam HRC'. Menurut saya, kendala ekonomi tidak pernah jadi masalah, karena saya rasa Dall'Igna lebih termotivasi oleh tantangan ketimbang uang, meski secara logis ia menginginkan gaji yang baik. Di sini lah Marc Marquez masuk," lanjutnya.
Menurut pria asal Spanyol ini, sekalinya mendengar negosiasi HRC dan Dall'Igna berjalan alot, Marquez langsung memberikan tawaran menarik. Sang delapan kali juara dunia meminta HRC memotong gajinya, yang kabarnya kala itu sebesar 13 juta per musim, agar bisa membayar gaji Dall'Igna dengan layak.
Padahal Marc Marquez Sudah Tunjukkan Komitmen ke Honda
"Pada salah satu periode negosiasi, Marc bilang kepada Honda, 'Jika ini memang soal uang, beri aku gaji dasar saja. Aku akan menyerahkan kontrak yang kupunya agar kalian bisa membawa Gigi Dall'Igna ke Honda'. Dengan itu, Marc menunjukkan komitmennya dengan Honda kepada orang-orang Jepang," ungkap Pecino.
Meski begitu, HRC menolak gagasan Marquez. Alhasil, tak hanya gagal mendapatkan Dall'Igna, Honda juga kehilangan Marquez yang memilih ke Gresini. Apesnya lagi bagi Honda, Marquez dipastikan akan pindah ke Ducati Lenovo Team pada 2025 dan akan bekerja sama langsung dengan Dall'Igna.
"Honda menolak memberikan cek kosong kepada Dall'Igna. Seseorang di Jepang bilang, 'Oke-oke saja menggaetnya, tetapi mengingat dia orang Italia, maka tak perlu diperhitungkan'. Ini karena Italia sudah bertahun-tahun jadi musuh publik nomor satu HRC. Selain itu, juga ada kendala ekonomi. Dall'Igna juga tak percaya pada janji-janji Honda," tutup Pecino.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Jadi Rekan Setim, Ini Daftar Pembalap yang Kawinkan Gelar Dunia Terbanyak di MotoGP
- Marc Marquez: Siapa Rider Nomor Satu di Ducati Lenovo? Pecco Bagnaia Jadi Penentunya
- Ducati Disarankan Hati-Hati Naungi Marc Marquez, Jangan Sampai Bikin Pecco Bagnaia 'Cemburu'
- 'Marc Marquez Wajib Diwaspadai di MotoGP 2025, Tapi Dia Takkan Dominan Seperti Dulu'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




