Marc Marquez Jagokan Fabio Quartararo-Pecco Bagnaia Juarai MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2021 09:33
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sudah berkali-kali menyatakan dirinya sama sekali tak bertekad membidik gelar dunia musim ini karena ingin fokus memulihkan cedera lengan. Atas alasan ini, ia pun menjagokan pembalap lain untuk menjuarai MotoGP 2021.
Seperti diketahui, Marquez belum pulih benar dari cedera patah tulang lengan yang sudah ia derita sejak Juli 2020. Usai absen semusim, ia pun sudah kembali balapan sejak Seri Portimao, dan hasil balapnya belum juga mentereng meski sempat memimpin balapan dalam Seri Le Mans.
Meski begitu, delapan kali juara dunia ini sudah punya gambaran siapa saja pembalap yang punya performa solid untuk memperebutkan gelar dunia tahun ini. Kepada Sky Sport, Kamis (27/5/2021), ia pun menyebutkan dua nama, yakni Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia.
Fabio Quartararo Harus Pertahankan Mental

Marquez pun kagum pada performa apik Quartararo pada lima seri perdana, meski sempat diganggu cedera arm pump di Seri Jerez. The Atomic Ant pun yakin El Diablo punya kans besar untuk jadi juara, hanya saja ia berharap rider Prancis itu tak lagi terjun bebas seperti tahun lalu.
"Fabio juga cepat, ia punya kecepatan menjanjikan, namun penurunan yang ia alami tahun lalu sangatlah aneh. Jika ia mempertahankan mentalitasnya yang kuat, saya rasa ia bisa jadi juara dunia," ungkap Marquez.
Di lain sisi, Marquez menyatakan bahwa Bagnaia punya keunggulan tersendiri. Usai dua musim yang naik-turun, 'Pecco' pun diyakini Marquez tak memikul beban terlalu besar dalam memperebutkan gelar, dan mental 'santai' ini justru akan membantu performanya di lintasan.
Ragukan Strategi Joan Mir

Marquez juga yakin Bagnaia sedang meniru strategi 'konsisten' Joan Mir tahun lalu. "Saya rasa gelar akan jadi rebutan antara Fabio dan Pecco. Pecco sangat kuat, ia sangat konsisten, dan tak punya beban untuk merebut gelar dunia, seperti yang dilakukan Joan pada 2020," tuturnya.
Bicara soal Mir, Marquez pun mengisyaratkan rasa ragu bahwa rider Suzuki Ecstar itu bisa mempertahankan gelar tahun ini. Menurutnya, strategi 'main aman' dengan sekadar finis di tiap balapan takkan cukup untuk merebut gelar, apalagi persaingan MotoGP semakin ketat.
"Menang memang susah, tapi mengonfirmasinya jauh lebih sulit lagi. Tahun ini, Fabio, Pecco, dan Alex Rins melaju lebih cepat darinya. Joan melancarkan stategi tahun lalu, coba finis di setiap balapan. Namun, jika sekadar finis, Anda hanya bisa meraih gelar sekali, bukan berkali-kali," tutupnya.
Sumber: Sky Sport
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Mugello, Italia 2021
Beda dari Valentino Rossi, Marc Marquez: Kalau Tak Kompetitif, Saya Pensiun Saja
Beri Kontrak Baru, Ducati Sebut Jack Miller Paling Paham Cara Jinakkan Desmosedici
Kontrak Baru, Jack Miller Resmi Tetap Bela Ducati di MotoGP 2022
Keluhkan Familiarisasi Trek, Para Rider MotoGP 'Kode' Minta Skuter Dikembalikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















