Marc Marquez: Sudah Hukum Alam, Rider Muda Pasti Bakal Kalahkan Saya
Anindhya Danartikanya | 1 Maret 2023 11:43
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui bahwa akan tiba saatnya tandem yang lebih muda mengalahkannya di MotoGP. Sejak menjalani debut di kelas para raja pada 2013, Marquez pernah bertandem banyak rider, tetapi ia seringnya menjadi pembalap yang lebih junior dari rekan setimnya.
Marquez hanya dua kali punya tandem yang lebih muda, yakni Alex Marquez pada 2020 dan Joan Mir pada 2023. Namun, saat bertandem dengan Alex Marquez, delapan kali juara dunia ini absen semusim penuh akibat cedera lengan. Kini, Marquez sudah berusia 30 tahun dan sadar ia bukan lagi rider belia.
Tandem senior yang dimiliki Marquez adalah Dani Pedrosa (2013-2018), Jorge Lorenzo (2019), dan Pol Espargaro (2021-2022). Ia pun selalu berhasil mengalahkan ketiganya. Namun, mengingat kini ia jadi salah satu rider tertua di MotoGP, Marquez yakin cepat atau lambat akan ada tandem muda yang membekuknya.
Joan Mir Bisa Bikin Situasi Lebih Rumit

"Itulah hukum alam. Akan ada waktunya tandem yang lebih muda mengalahkan Anda. Di sepak bola, Anda bisa jadi opsi utama dalam semenit, dan pemain yang ada di bangku cadangan bisa jadi opsi selanjutnya. Hal itu lumrah terjadi, itulah sisi berat dari dunia olahraga," ujar Marquez via Speedweek, Jumat (24/2/2023).
Musim ini, Marquez pun bertandem dengan Mir, yang empat tahun lebih muda darinya. Ia mengaku yakin, Mir bisa mengalahkannya kapan saja. Meski begitu, hal ini justru memotivasinya untuk tampil lebih baik. "Sudah jadi tugas dan target saya menunda hal ini terjadi selama bertahun-tahun," ungkapnya.
"Namun, sudah jelas, jika Anda punya tandem seperti Joan, yang meraih banyak kemenangan dan jadi juara di Moto3 dan MotoGP, situasi jadi lebih rumit. Namun, saya menyambut 'masalah' ini, karena itu berarti kami berdua bisa bertarung memperebutkan posisi-posisi top, dan ini adalah hal yang penting," lanjut Marquez.
Membela Repsol Honda Berarti Wajib Menang

Di lain sisi, Marquez juga memberikan pesan khusus kepada Mir. Ia menyatakan bahwa membela Repsol Honda sama saja dengan mengemban misi prestisius. Membela tim ini berarti pembalap wajib meraih kemenangan. Keduanya harus bekerja keras membantu Honda bangkit dari paceklik kemenangan pada 2020 dan 2022.
"Kalau salah satu rider Repsol Honda tak bisa menang, maka yang satu lagi harus menang! Jadi, kami berdua harus bisa memenangkan balapan. Jika Anda memakai seragam ini, maka Anda harus menang. Itu kewajiban," tutur Marquez lewat Crash.net pada Rabu (22/2/2023).
"Joan datang dari pabrikan berbeda (Suzuki), tetapi di tes Valencia dan Malaysia, kami menuju arah yang sama dengan umpan balik kami. Saya pun sangat berharap kami bakal bertarung dalam balapan, memperebutkan posisi-posisi top," pungkasnya.
Sumber: Speedweek, Crashnet
Baca juga:
Joan Mir Ogah Pikirkan Kegagalan Jorge Lorenzo-Pol Espargaro di Repsol Honda
Jadwal Lengkap WorldSBK 2023: 12 Seri, 36 Balapan
Jadwal Lengkap WorldSBK Mandalika di Trans7 dan SPOTV, 3-5 Maret 2023
Repsol Honda Peringatkan Joan Mir: Tak Hanya Marc Marquez yang Harus Menang
Aprilia Bantah Rumor Miguel Oliveira Bakal Gantikan Aleix Espargaro di MotoGP 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



