Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Hanya Selisih 1 Poin, Aprilia Tegas Tak Ada Anak Emas dan Anak Tiri

Anindhya Danartikanya | 12 Mei 2026 19:23
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Hanya Selisih 1 Poin, Aprilia Tegas Tak Ada Anak Emas dan Anak Tiri
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, kembali menegaskan akan membebaskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memperebutkan gelar dunia MotoGP 2026 tanpa menganakemaskan atau menganaktirikan siapa pun.

Hal ini ia nyatakan usai 'Martinator' dan 'Bez' finis 1-2 dalam kedua balapan di Le Mans, Prancis, 9-10 Mei 2026. Hasil ini bikin Bez memuncaki klasemen hanya unggul satu poin atas Martin yang ada di peringkat kedua.

Advertisement

Setelah Bezzecchi tampil garang di tiga seri pertama, kini Martin tampaknya juga sudah kembali ke papan atas. Alhasil, keduanya diprediksi akan sengit berebut gelar dunia sampai akhir musim, dan Rivola tak cemas soal ini.

1 dari 2 halaman

Harus Saling Menghormati

Harus Saling Menghormati

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

"Cara kami mengendalikannya saat ini sangat sederhana. Satu-satunya aturan adalah mereka harus saling menghormati. Ketika tak ada rasa hormat antara dua pembalap, Anda bisa langsung melihatnya," ujar Rivola via Motorsport.com Italia, Selasa (12/5/2026).

Sudah lima seri berlalu, Rivola pun merasa Bezzecchi dan Martin bisa mengendalikan diri ketika berduel. Manuver saling salip mereka pun dinilai bersih. Hal inilah yang bikin Aprilia yakin keduanya juga bakal bertarung sportif.

"Selama rekan setim menyalip seperti ini, maka tak masalah. Jika mereka mulai melakukan manuver menyalip dengan lutut lebih dulu, maka saatnya untuk bicara," ungkap pria asal Italia tersebut.

2 dari 2 halaman

Sudah Saling Kenal Sejak Lama

Rivola juga yakin, mengingat Bezzecchi dan Martin sudah saling kenal sejak belia, mereka sudah paham keunggulan dan kelemahan masing-masing. Dengan begitu, mereka paham trek mana saja yang jadi andalan dalam mengatur strategi.

"Dari sudut pandang tertentu, mereka tahu mereka tak boleh menyerah, jadi mereka harus mampu membawa pulang hasil dengan apa yang mereka miliki," tutur eks Sporting Director Scuderia Ferrari ini.

"Melihat mereka di podium adalah kepuasan luar biasa dalam hal kecepatan, balas dendam, kedewasaan, dan banyak hal lainnya," pungkas Rivola.

Sumber: Motorsportcom Italia

LATEST UPDATE