Marquez Kapok Koleksi Kecelakaan Terbanyak di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 19 Februari 2019 11:35
Bola.net - - Selain berusaha merebut gelar dunia kedelapan, Marc Marquez punya target baru menjelang MotoGP 2019. Rider Repsol Honda ini mengaku ingin mengurangi koleksi kecelakaan, mengingat tahun lalu ia menjadi pengumpul kecelakaan terbanyak lewat 23 insiden. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Canal+ France.
Selama dua tahun terakhir, kecelakaan-kecelakaan Marquez memang menjadi sorotan meski selalu sukses merebut gelar dunia. Pada 2017, ia mengumpulkan 27 kecelakaan, tertinggal empat insiden dari Sam Lowes. Tahun lalu, jumlah kecelakaannya berkurang menjadi 23, namun ia justru menjadi pengumpul kecelakaan terbanyak di kelas para raja.
"Saya tak mau jadi rider dengan kemenangan terbanyak dalam satu musim. Seorang rider harus tahu kapan mereka harus mengambil risiko, di tikungan mana ia harus mencapai limit atau tidak. Kecelakaan saya nyaris selalu terjadi di tikungan lambat dan inilah hal yang ingin saya perbaiki di masa depan," ungkap rider 26 tahun ini.
Ambil Risiko Adalah Kewajiban

Marquez terhitung telah mengumpulkan 106 kecelakaan selama berkarier di MotoGP. Uniknya, hanya 17 kecelakaan yang terjadi dalam balapan, sementara sisanya terjadi saat sesi latihan dan kualifikasi. Data ini pun sesuai dengan pengakuan Marquez, yang menyatakan bahwa kecelakaan-kecelakaan yang ia alami pada sesi latihan adalah bukti dari usahanya mencari limit performa.
"Gaya balap saya agresif, saya suka ambil risiko dan mencari limit, tapi juga sering mengalami selip di tikungan, hingga makin sering melakukan aksi 'save' sepanjang 2018. Di lain sisi, jika ingin membuat perbedaan, Anda harus ambil risiko. Saya ingin mempertahankan kecepatan, namun mengurangi kecelakaan. Ini target baru saya, tapi ini target relatif. Jika saya harus jatuh demi merebut gelar, maka tak masalah!" ujarnya.
Tekad Pertahankan Status Nomor Satu
Di sisi lain, Marquez punya target lain, yakni mempertahankan statusnya sebagai rider nomor satu di Repsol Honda, mengingat mulai musim ini ia bertandem dengan lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo.
"Tentu ini tantangan baru, karena Jorge adalah rider yang sangat cepat dan bertalenta. Kami harus bersiap karena kami punya motor yang sama. Saya harus coba lebih konsisten dan cepat demi berada di depan Jorge dan rider lain. Target kami adalah meraih kemenangan, tapi seperti di semua ajang balap, tandem Anda adalah rival utama Anda," tutupnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















