Marquez: Team Order Ducati Wajar-Wajar Saja
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2017 13:15
Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku tak mempermasalahkan team order yang diperintahkan Ducati Corse kepada Jorge Lorenzo untuk membantu Andrea Dovizioso meraih kemenangan di MotoGP Malaysia pada hari Minggu , di mana Marquez hanya mampu finis keempat.
Berkat hasil ini, kini Marquez unggul 21 poin dari Dovizioso di klasemen pembalap, dan penentuan juara dunia akan terjadi di seri penutup, yakni di MotoGP Valencia, Spanyol pada 10-12 November mendatang. Situasi ini pun mirip dengan 2013, saat Marquez sukses merebut gelar dunia dari tangan Lorenzo di seri terakhir.
Situasi ini mengingatkan saya pada 2013. Saat itu, saya tiba di Spanyol dengan keunggulan yang lebih kecil dari yang saya punya sekarang. Jadi saya harus lebih kompetitif sejak hari pertama di Valencia, mempertahankan mentalitas yang sama dan saya tak boleh santai-santai saja, ungkapnya kepada GPOne.
Menanggapi pesan dasbor 'suggestion mapping : mapping 8' yang diberikan Ducati kepada Lorenzo akhir pekan lalu, Marquez pun mengaku kepada Crash.net bahwa dirinya tak mau ambil pusing. Pesan tersebut memang diduga merupakan 'kode' team order agar Lorenzo membiarkan Dovizioso menang, namun Marquez justru memaklumi tindakan Ducati.
Menurut saya ini sangat normal. Maksud saya, bahkan jika Ducati tak mengirimkan pesan apapun... terkadang memang tak butuh berdiskusi. Jika Anda rider profesional, menyatu dengan tim, cerdas dan berpengalaman maka Anda paham tim sedang memperebutkan gelar dunia. Ini sangat wajar dan saya sangat setuju dengan apa yang mereka lakukan dan mereka bekerja dengan sangat baik, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








