Masih Tekad Juarai MotoGP, Andrea Dovizioso: Orang Lain Boleh Bilang Saya Gila
Anindhya Danartikanya | 13 Oktober 2021 11:48
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso, menegaskan keputusannya kembali ke MotoGP hanya didasari fakta bahwa dirinya masih ingin merebut gelar dunia. Hal ini ia sampaikan kepada MotoGP.com pada Selasa (12/10/2021). Dalam wawancara tersebut, ia pun menjelaskan betapa senangnya ia bisa 'comeback'.
Dovizioso memang vakum selama sepuluh bulan dari MotoGP usai perpisahan pahit dari Ducati, pabrikan yang ia bela selama delapan musim. Rider Italia ini pun mengaku hanya akan kembali jika ada tawaran yang sangat serius dan menjanjikan. Namun, tawaran itu tak kunjung datang, hingga ia sempat mempertimbangkan pensiun.
"Memang bagus rehat sejenak, menjalani musim dingin tanpa MotoGP memenuhi kepala saya. Tapi ketika kans ini datang, saya tak bisa menolak, karena membela Yamaha adalah hal yang sudah lama saya inginkan, apalagi saya tak dapat kans (ke tim pabrikan) usai membela Yamaha lewat tim satelit pada 2012," tuturnya.
Kembali ke MotoGP Hanya karena Ingin Jadi Juara

Situasi Dovizioso pun berubah setelah Maverick Vinales hengkang dari Monster Energy Yamaha pada Agustus lalu. Franco Morbidelli diminta menggantikannya, dan Dovizioso dipanggil untuk jadi pengganti Morbidelli di Petronas Yamaha SRT. Ia bahkan mendapatkan kontrak pabrikan langsung dari Yamaha Motor Racing.
Mengingat ia adalah pengganti Morbidelli, maka 'Dovi' harus menaati regulasi alokasi mesin, yang berarti ia wajib menjalani sisa 2021 di atas YZR-M1 versi 2019. Namun, mulai uji coba pascamusim di Jerez pada 18-19 November, ia akan mendapatkan M1 spek pabrikan versi 2022, yang diharapkan bisa membantunya meraih gelar.
"Jika saya kembali ke sini dan menyepakati kontrak untuk mengendarai motor pabrikan, maka artinya saya bertekad bertarung merebut gelar dunia. Semua orang yang mendengar pernyataan saya ini boleh bilang saya gila dan sudah tua. Tapi jika saya ada di sini, maka itu artinya saya akan coba untuk melakukannya," tutur Dovizioso.
Paham Ada Risiko Tinggi
Di lain sisi, tiga kali runner up ini sadar keputusannya kembali ke MotoGP punya risiko tinggi. Pasalnya, ia sudah berusia 35 tahun, sempat vakum selama sepuluh bulan, sudah tak mengendarai M1 sejak 2012, dan Yamaha punya karakter yang sangat berbeda dari Ducati. Namun, ini tak berarti ia bakal pesimistis.
"Saya tahu saat ini saya mengambil risiko sangat tinggi, apalagi jika mengingat usia saya, fakta bahwa saya kembali pada pertengahan musim, dan fakta bahwa Yamaha adalah motor dan tim yang sangat berbeda. Namun, saya punya lima pekan balap dan dua uji coba. Ini jelas melebihi masa adaptasi yang normal," tutupnya.
Dengan M1 versi 2019, Dovizioso hanya finis ke-21 di San Marino, namun mengalami lonjakan performa di Austin, di mana ia finis ke-13 walau sempat terkendala masalah kopling. Ia akan kembali berlaga di Sirkuit Misano dalam pekan balap MotoGP Emilia Romagna pada 22-24 Oktober mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Valentino Rossi Beber Alasan Jadikan Alberto Surra Anggota Baru VR46 Academy
Mentalitas Hancur: KTM Ungkap Penyebab Jebloknya Performa Miguel Oliveira
Sadar Bahaya: Aleix Espargaro Cegah Kedua Anaknya Ikuti Jejak Jadi Pembalap
Ayah Simoncelli Damai dengan Pedrosa, Berandai-andai Sang Anak Lawan Marquez
Valentino Rossi Paranoid Jelang MotoGP Valencia, Akui Tak Siap Pensiun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

