Masih Waswas, Ducati Berdoa Keputusan Tandemkan Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Takkan Jadi Bencana
Anindhya Danartikanya | 19 September 2024 14:04
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, masih berdoa agar keputusan pihaknya menandemkan Pecco Bagnaia dan Marc Marquez di Ducati Lenovo Team MotoGP mulai musim depan takkan jadi bencana. Ia berharap pasangan ini justru memberikan dominasi lebih lama kepada Ducati.
Bagnaia yang merupakan juara dunia MotoGP 2022 dan 2023, sudah mendapatkan perpanjangan kontrak dari Ducati awal tahun ini. Namun, tandemnya sempat dipertanyakan begitu lama, karena Enea Bastianini, Jorge Martin, dan Marc Marquez sama-sama kompetitif pada awal musim ini.
Namun, pada Juni lalu, Ducati akhirnya lebih memilih Marquez alih-alih Martin yang sedang memimpin klasemen pembalap dan Bastianini yang terbukti masih moncer. Keputusan sensasional ini pun mendorong Martin dan Bastianini pindah tim, masing-masing ke Aprilia Racing dan Red Bull KTM Tech 3.
Semoga Tidak Jadi Bencana

Di lain sisi, Bagnaia dan Marquez diprediksi akan menjalin rivalitas sengit yang baru di MotoGP. Tak hanya karena mereka sama-sama merupakan rider tangguh, melainkan juga karena Marquez merupakan musuh bebuyutan mentor Bagnaia yang juga sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi.
"Mereka adalah dua rider terbaik di kejuaraan ini, tetapi jelas mereka punya karakter yang sangat kuat. Penting bagi kami untuk bisa mengendalikan mereka dengan sangat baik musim depan. Semoga ini tidak jadi bencana," ungkap Dall'Igna seperti yang dikutip Motosan pada Rabu (18/9/2024).
Meski bersemangat menyambut 2025, Dall'Igna menegaskan pihaknya masih fokus pada persaingan 2024. Empat ridernya saat ini sedang memuncaki klasemen dan berpeluang jadi juara. Ia berjanji akan tetap memperlakukan mereka dengan adil meski Martin dan Bastianini bakal hengkang.
Bakal Tetap Dukung Sampai Akhir Musim
"Kami sangat senang dan bangga atas kinerja kami. Kami punya empat rider yang mengasapi pembalap lainnya. Kami punya banyak rider yang bisa merebut kemenangan di tiap balapan. Pecco dan Jorge akan jadi dua kontender, tetapi Enea dan Marc jelas akan punya kesempatan meraih hasil baik pula," tuturnya.
"Kami akan berupaya memberi mereka kesempatan sebaik mungkin untuk meraih impian mereka. Ini sudah jadi tugas kami sejak awal sampai akhir musim, dan kami akan melakukannya," pungkas mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini.
Saat ini, Martin ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 312 poin, unggul 7 poin atas Bagnaia di peringkat kedua. Marquez pun ada di peringkat ketiga dengan 259 poin, unggul 9 poin atas Bastianini di peringkat keempat.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Danilo Petrucci Yakin Marc Marquez Takkan Diteriaki Penonton Kalau Balapan di WorldSBK
- Sebut Kelakuan Fans Italia Buruk, Danilo Petrucci Pernah Minta Maaf ke Marc Marquez Karena Malu
- Bantuan Hosting Fee Berdatangan, ITDC Pastikan MotoGP Mandalika 2024 Tetap Digelar
- Daftar Rookie MotoGP 2025: Ada 3 Rider, Siapa yang Bakal Jadi Debutan Terbaik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














